Teheran Usul Pembayaran Biaya Transit Selat Hormuz dalam Mata Uang Iran

Jum'at, 10 April 2026 - 23:30 WIB
loading...
Teheran Usul Pembayaran...
Kapal pengangkut gas berada di perairan. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Kepala Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran mengatakan berdasarkan usulan parlemen, biaya transit melalui Selat Hormuz akan dibayar dalam mata uang nasional Iran, rial. Pernyataan itu muncul dalam unggahan X dari konsulat jenderal Iran di Mumbai pada hari Jumat (10/4/2026).

Para analis mengatakan kepada Al Jazeera pekan ini bahwa Iran dan China secara aktif mencari cara untuk melemahkan dominasi global dolar Amerika Serikat (AS).

Di bawah rezim pungutan tol de facto yang diberlakukan pejabat Iran, yang diperkenalkan selama blokade Iran terhadap selat tersebut setelah serangan AS-Israel, kapal-kapal komersial dikenakan biaya transit dalam yuan China, menurut beberapa laporan.

Meskipun tidak jelas berapa banyak kapal yang melakukan pembayaran dalam yuan selama blokade, setidaknya dua kapal telah melakukannya pada tanggal 25 Maret, menurut Lloyd's List pekan ini.

Kini kita memiliki lebih banyak pernyataan dari Wakil Presiden AS JD Vance saat ia menuju ke ibu kota Pakistan, Islamabad, untuk melakukan pembicaraan dengan Iran.

“Jika Iran bersedia bernegosiasi dengan itikad baik, kami tentu bersedia mengulurkan tangan terbuka, itu satu hal,” katanya kepada wartawan.

“Jika mereka mencoba mempermainkan kami, mereka akan mendapati bahwa tim negosiasi tidak begitu responsif.”

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan Presiden Donald Trump telah memberikan “pedoman yang cukup jelas” tentang bagaimana mendekati negosiasi dengan Iran, menambahkan bahwa ia “menantikan” pembicaraan tersebut.

Berbicara kepada wartawan di Washington DC sebelum melakukan perjalanan ke Pakistan, Vance mengatakan ia percaya negosiasi prospektif dengan Teheran akan “positif”.

Baca juga: Pidato Kemenangan Iran, Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam Ayahnya dan Semua Martir
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved