Usai Bantai 303 Orang, Netanyahu Perintahkan Israel Negosiasi dengan Lebanon
Jum'at, 10 April 2026 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Upaya baru-baru ini oleh para pejabat Lebanon untuk melakukan negosiasi ditolak oleh Israel, yang telah menuntut pemerintah untuk secara paksa melucuti senjata Hizbullah yang didukung Iran sebagai prasyarat untuk pembicaraan perdamaian.
Satu jam sebelum pernyataan Netanyahu muncul, Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan bahwa negosiasi langsung dengan Israel adalah "satu-satunya solusi" untuk kesulitan yang dihadapi negaranya.
Ini terjadi sehari setelah pesawat tempur Israel menewaskan 303 orang di seluruh Lebanon dalam serangan bom terberat selama perang enam minggu dengan Hizbullah. Serangan tersebut menargetkan daerah sipil yang padat penduduk, termasuk Beirut.
Kementerian Kesehatan Lebanon membenarkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel pada hari Rabu di seluruh negeri telah meningkat menjadi 303 orang, dengan 1.150 orang terluka.
Dalam sebuah pernyataan, Pusat Operasi Darurat Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di beberapa lokasi, dengan pihak berwenang berupaya untuk mengambil jenazah dari bawah reruntuhan dan mengidentifikasi korban, termasuk melalui tes DNA.
Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon sejak 2 Maret telah meningkat menjadi 1.888 orang tewas dan 6.092 orang terluka, imbuh kementerian tersebut.
Satu jam sebelum pernyataan Netanyahu muncul, Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan bahwa negosiasi langsung dengan Israel adalah "satu-satunya solusi" untuk kesulitan yang dihadapi negaranya.
Ini terjadi sehari setelah pesawat tempur Israel menewaskan 303 orang di seluruh Lebanon dalam serangan bom terberat selama perang enam minggu dengan Hizbullah. Serangan tersebut menargetkan daerah sipil yang padat penduduk, termasuk Beirut.
Kementerian Kesehatan Lebanon membenarkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel pada hari Rabu di seluruh negeri telah meningkat menjadi 303 orang, dengan 1.150 orang terluka.
Dalam sebuah pernyataan, Pusat Operasi Darurat Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di beberapa lokasi, dengan pihak berwenang berupaya untuk mengambil jenazah dari bawah reruntuhan dan mengidentifikasi korban, termasuk melalui tes DNA.
Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon sejak 2 Maret telah meningkat menjadi 1.888 orang tewas dan 6.092 orang terluka, imbuh kementerian tersebut.
(mas)
Lihat Juga :