Usai Bantai 303 Orang, Netanyahu Perintahkan Israel Negosiasi dengan Lebanon
Jum'at, 10 April 2026 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pejabat AS mengatakan pada hari Kamis bahwa Israel dan Lebanon akan mengadakan pembicaraan minggu depan di Washington.
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa Departemen Luar Negeri akan menyelenggarakan pertemuan minggu depan untuk membahas negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung dengan Israel dan Lebanon," kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS, membenarkan laporan sebelumnya dari sumber yang mengetahui upaya diplomatik tersebut.
Pembicaraan akan segera dilakukan setelah Amerika Serikat dan Iran membuka pembicaraan di Pakistan setelah kedua pihak menyetujui gencatan senjata selama dua minggu. Pakistan dan Iran mengatakan gencatan senjata akan mencakup seluruh wilayah, termasuk Lebanon, tetapi Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump membantah hal itu.
Sumber resmi Lebanon mengatakan kepada The New Arab bahwa pertemuan pertama di Washington akan bersifat persiapan dan awalnya akan berlangsung di tingkat duta besar.
Sumber-sumber tersebut menambahkan bahwa Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam sedang bersiap untuk mengunjungi AS sebagai bagian dari upaya yang sedang berlangsung untuk mencapai solusi.
Anggota parlemen Hizbullah, Ali Fayyad, mengatakan pada hari Kamis bahwa kelompok tersebut menolak negosiasi langsung dengan Israel dan bahwa pemerintah Lebanon harus menuntut gencatan senjata sebagai prasyarat sebelum langkah lebih lanjut diambil.
Fayyad mengatakan posisi pemerintah Lebanon juga harus memprioritaskan penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon dan pemulangan pengungsi ke rumah mereka.
Pembicaraan langsung akan menjadi langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi kedua negara, yang belum pernah memiliki hubungan diplomatik formal dalam sejarah Israel selama 78 tahun.
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa Departemen Luar Negeri akan menyelenggarakan pertemuan minggu depan untuk membahas negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung dengan Israel dan Lebanon," kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS, membenarkan laporan sebelumnya dari sumber yang mengetahui upaya diplomatik tersebut.
Pembicaraan akan segera dilakukan setelah Amerika Serikat dan Iran membuka pembicaraan di Pakistan setelah kedua pihak menyetujui gencatan senjata selama dua minggu. Pakistan dan Iran mengatakan gencatan senjata akan mencakup seluruh wilayah, termasuk Lebanon, tetapi Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump membantah hal itu.
Sumber resmi Lebanon mengatakan kepada The New Arab bahwa pertemuan pertama di Washington akan bersifat persiapan dan awalnya akan berlangsung di tingkat duta besar.
Sumber-sumber tersebut menambahkan bahwa Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam sedang bersiap untuk mengunjungi AS sebagai bagian dari upaya yang sedang berlangsung untuk mencapai solusi.
Anggota parlemen Hizbullah, Ali Fayyad, mengatakan pada hari Kamis bahwa kelompok tersebut menolak negosiasi langsung dengan Israel dan bahwa pemerintah Lebanon harus menuntut gencatan senjata sebagai prasyarat sebelum langkah lebih lanjut diambil.
Fayyad mengatakan posisi pemerintah Lebanon juga harus memprioritaskan penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon dan pemulangan pengungsi ke rumah mereka.
Pembantaian 303 Orang pada Rabu Kelam
Pembicaraan langsung akan menjadi langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi kedua negara, yang belum pernah memiliki hubungan diplomatik formal dalam sejarah Israel selama 78 tahun.
Lihat Juga :