Korea Utara Tes Senjata Baru saat Dunia Fokus pada Perang Iran

Kamis, 09 April 2026 - 15:12 WIB
loading...
A A A
Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengunjungi Korea Utara mulai Kamis, perjalanan pertamanya ke negara tetangga itu dalam lebih dari enam tahun.

Korea Utara telah muncul sebagai sekutu utama Rusia dalam perangnya melawan Ukraina, mengirimkan ribuan tentara dan puluhan ribu kontainer berisi senjata dan amunisi untuk membantu Moskow melawan Kyiv, menurut perkiraan dari badan intelijen Korea Selatan.

Pyongyang baru-baru ini menetapkan tujuan untuk meningkatkan kemampuan senjata konvensionalnya, sebuah langkah yang kemungkinan akan mengambil pelajaran dari medan perang yang membantu Rusia.

"Referensi pada hulu ledak cluster menunjukkan fokus baru pada pengembangan submunisi baru, berpotensi untuk mengatasi kekurangan yang diamati dalam kinerja Hwasong-11a oleh Rusia terhadap Ukraina," kata Ankit Panda, seorang peneliti senior di Carnegie Endowment for International Peace.

Hwasong-11 adalah varian rudal jarak pendek yang juga dikenal sebagai KN-23 atau KN-24, yang menurut Ukraina dipasok Pyongyang ke Moskow dalam perangnya melawan Kyiv.

Iran telah menggunakan bom cluster untuk menyerang Israel selama perang di Timur Tengah.

Laporan KCNA mengatakan bahwa uji coba terbaru mengonfirmasi bahwa rudal balistik taktis permukaan-ke-permukaan yang dilengkapi hulu ledak bom cluster mampu menghancurkan hingga menjadi abu target apa pun yang meliputi area seluas 6,5-7 hektare dengan daya dengan kepadatan tertinggi.

Korea Utara dilarang melakukan uji coba rudal balistik berdasarkan serangkaian sanksi PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved