Irak Buka Lagi Wilayah Udaranya setelah Gencatan Senjata AS-Iran

Rabu, 08 April 2026 - 17:24 WIB
loading...
Irak Buka Lagi Wilayah...
Pesawat berada di bandara Irak. Foto/anadolu
A A A
BAGHDAD - Otoritas Penerbangan Sipil Irak mengumumkan pembukaan kembali wilayah udara negara itu dan semua bandara Irak, berlaku segera. Dalam pernyataan yang dimuat Kantor Berita Irak (INA), otoritas tersebut mengatakan, “Telah diputuskan untuk membuka kembali wilayah udara Irak untuk lalu lintas udara mulai hari ini, setelah stabilisasi situasi dan kembalinya keadaan normal.”

“Berdasarkan langkah ini, semua penerbangan sipil diizinkan untuk dilanjutkan, termasuk penerbangan lintas wilayah, lepas landas, dan pendaratan di bandara Irak, sesuai dengan peraturan dan instruksi yang telah ditetapkan,” katanya.

Otoritas tersebut menegaskan “komitmen penuhnya untuk menerapkan standar keselamatan dan keamanan udara tertinggi, dan untuk menjaga koordinasi berkelanjutan” dengan organisasi internasional terkait untuk memastikan kelancaran dan efisiensi operasi lalu lintas udara.

Sementara itu, militer Israel mengatakan telah menghentikan tembakan dalam kampanye melawan Iran sesuai dengan arahan dari eselon politik, setelah Amerika Serikat mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran.

Militer menambahkan di Lebanon, pasukannya terus melanjutkan “operasi tempur dan darat” melawan Hizbullah.
Klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa kesepakatan Iran tidak termasuk Lebanon kemungkinan besar dikoordinasikan dengan AS, menurut Samir Puri, dosen tamu studi perang di King’s College London.

“Jika Israel di satu sisi mengatakan gencatan senjata tidak termasuk Lebanon, tetapi Iran datang ke negosiasi dalam beberapa hari ke depan dan mengatakan seharusnya termasuk, itu akan memberi tekanan pada hubungan Iran dengan Hizbullah di Lebanon,” kata analis tersebut.

Puri mengatakan Iran kemungkinan akan diberitahu bahwa gencatan senjata tidak akan berlaku kecuali mereka setuju bahwa Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan tersebut.

“Terlepas dari bagaimana pun hasilnya, Israel telah mencapai tekanan yang lebih besar pada tali pusar dukungan yang telah diberikan Iran kepada Hizbullah sejak Hizbullah berdiri pada awal tahun 1980-an,” katanya.

Baca juga: Dunia Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Dorong Perdamaian Abadi Timur Tengah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved