5 Dampak Ancaman Iran Tutup Selat Bab al-Mandeb, Salah Satunya Skenario Mimpi Buruk Dunia

Selasa, 07 April 2026 - 11:25 WIB
loading...
5 Dampak Ancaman Iran...
Selat Bab Al Mandeb jadi kekuatan Iran setelah Selat Hormuz. Foto/X/@visegrad24
A A A
TEHERAN - Seorang penasihat utama Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei mengancam bahwa sekutu Iran dapat menutup jalur pelayaran Bab al-Mandeb seperti yang telah dilakukan Teheran terhadap Selat Hormuz.

Selat Bab-al-Mandeb menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan merupakan jalur air penting untuk perdagangan minyak global. Kepentingannya meningkat sejak Iran secara efektif menutup Selat Hormuz – yang dilalui 20 persen minyak dan gas dunia pada masa damai.

5 Dampak Ancaman Iran Tutup Selat Bab al-Mandeb, Salah Satunya Skenario Mimpi Buruk Dunia

1. Menefektifkan Front Perlawanan

Ali Akbar Velayati, mantan menteri luar negeri Iran dan diplomat veteran yang dikenal karena pengaruhnya di dalam pemerintahan, memperingatkan pada hari Minggu di X bahwa "komando terpadu Front Perlawanan memandang Bab al-Mandeb seperti halnya Hormuz".

“Jika Gedung Putih berani mengulangi kesalahan bodohnya, mereka akan segera menyadari bahwa aliran energi dan perdagangan global dapat terganggu hanya dengan satu langkah,” tulis Velayati. Televisi pers milik negara Iran kemudian mengkonfirmasi peringatannya.

Hal ini menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengebom pembangkit listrik dan jembatan Iran mulai Rabu pekan ini jika Teheran tidak setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz. Iran telah menyatakan bahwa Hormuz terbuka untuk kapal dari negara-negara yang bernegosiasi untuk jalur aman – selain AS dan Israel. Trump sebelumnya mengancam akan mengebom pabrik desalinasi Iran.

Namun, jika Bab al-Mandeb ditutup, dampaknya akan lebih dari sekadar perang yang sedang berlangsung – hal itu dapat memperburuk krisis pasokan energi global yang dipicu oleh konflik tersebut, memperdalam gejolak ekonomi yang dirasakan di pabrik-pabrik, dapur, dan SPBU di seluruh dunia.

2. Houthi Jadi Pemain Kunci

Selat ini terletak di antara Yaman di timur laut dan Djibouti serta Eritrea di Tanduk Afrika di barat daya.

Selat ini menghubungkan Laut Merah ke Teluk Aden, yang kemudian meluas ke Samudra Hindia. Lebarnya 29 km (18 mil) pada titik tersempitnya, membatasi lalu lintas hanya pada dua jalur untuk pengiriman masuk dan keluar, dan secara efektif dikendalikan oleh Houthi yang didukung Iran.

Kelompok yang berbasis di Yaman ini merupakan bagian sentral dari apa yang disebut "Poros Perlawanan" Iran – sebuah koalisi kelompok yang secara ideologis atau taktis bersekutu dengan Teheran, yang tampaknya dirujuk oleh Velayati dalam unggahannya pada hari Minggu di X.


3. Pasokan Energi Dunia Terganggu

Ini adalah salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia.

Selat ini merupakan jalur vital yang digunakan Arab Saudi untuk mengirimkan minyaknya ke Asia. Ketika Selat Hormuz terbuka, selat ini juga merupakan jalur penting bagi negara-negara Teluk selain Arab Saudi untuk mengekspor minyak mentah, gas, dan bahan bakar lainnya ke Eropa melalui Terusan Suez atau Pipa Sumed (Suez-Mediterania) di pantai Laut Merah Mesir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Trump Lapor ke Kongres...
Trump Lapor ke Kongres AS, Operasi Militer terhadap Iran Dimulai Lagi
Rekomendasi
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
Inggris Dihantam Isu...
Inggris Dihantam Isu Keributan di Kamar Ganti, Harry Kane Semprot Media
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Berita Terkini
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved