Iran Klaim Misi Penyelamatan Pilot AS Jadi Kedok untuk Mencuri Uranium

Senin, 06 April 2026 - 19:10 WIB
loading...
A A A
“Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah militer bahwa dua pilot AS diselamatkan, secara terpisah, jauh di wilayah musuh,” tulis Trump pada Minggu pagi di platform Truth Social miliknya. “KAMI TIDAK AKAN PERNAH MENINGGALKAN SEORANG PEJUANG AMERIKA!”



Dalam dua unggahan media sosial, Trump mengatakan operasi selama akhir pekan mengharuskan AS untuk tetap sepenuhnya bungkam agar tidak membahayakan upaya tersebut, meskipun presiden dan anggota senior pemerintahannya terus memantau lokasi pilot tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat dan Iran saat itu sama-sama berlomba untuk menemukan awak kedua, seorang petugas sistem senjata, yang lokasinya tidak diketahui oleh kedua belah pihak.

CIA menyebarkan kabar di Iran bahwa AS telah menemukannya dan sedang memindahkannya melalui darat untuk membawanya keluar dari negara itu, menurut seorang pejabat senior pemerintahan Trump yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas detail yang belum dipublikasikan.

Kebingungan tersebut memberi waktu kepada CIA untuk mengungkap lokasi anggota militer tersebut, yang bersembunyi di celah gunung, kata pejabat itu.

Ia telah mendaki hingga ketinggian 7.000 kaki (2.133 meter) meskipun terluka, kata Senator Dave McCormick, seorang Republikan Pennsylvania yang mengatakan kepada “Fox News Sunday” bahwa ia telah diberi pengarahan oleh seorang pejabat senior pemerintahan yang terlibat dalam operasi tersebut.

Badan intelijen mengirimkan koordinat penerbang tersebut ke Pentagon dan Gedung Putih, di mana Trump memerintahkan operasi penyelamatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved