Perburuan Pilot AS yang Hilang Berlanjut di Iran, Teheran Siapkan Hadiah

Minggu, 05 April 2026 - 07:15 WIB
loading...
Perburuan Pilot AS yang...
Kursi pelontar dari jet tempur AS yang ditembak jatuh Iran. Foto/ilkha.com
A A A
TEHERAN - Perburuan berlanjut untuk hari kedua di daerah terpencil Iran untuk seorang pilot Amerika Serikat (AS) yang hilang setelah pesawat tempurnya ditembak jatuh. Iran menyeru penduduk menyerahkan "pilot musuh" tersebut untuk mendapatkan hadiah.

Di sisi lain, Washington menghadapi taruhan yang lebih tinggi karena konflik memasuki minggu keenamnya.

Prospek seorang anggota militer AS yang masih hidup dan buron di Iran muncul di tengah peluang tipis untuk perundingan perdamaian dan jajak pendapat di AS yang menunjukkan dukungan publik yang rendah terhadap perang.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump telah memberi Iran waktu 48 jam untuk membuka blokade Selat Hormuz, mengancam akan terjadi eskalasi besar.

Dalam unggahan di Truth Social, ia mengatakan "waktu hampir habis" bagi Teheran dan "neraka akan datang" jika tuntutannya diabaikan. Ultimatum tersebut muncul di tengah penurunan tajam lalu lintas maritim melalui jalur transit minyak utama.

Organisasi Energi Atom Iran mengutuk serangan terbaru AS-Israel di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr – yang keempat sejak permusuhan dimulai.

Iran menuduh Badan Energi Atom Internasional (IAEA) "tidak bertindak" dan memperingatkan potensi tindakan hukum. Proyektil tersebut menghantam dekat perimeter fasilitas, menewaskan seorang penjaga keamanan dan merusak bangunan tambahan.

“Mengutuk serangan terhadap fasilitas nuklir damai Iran dan mengakhiri ketidakaktifan adalah harapan minimum dari IAEA berdasarkan tanggung jawab hukumnya,” kata badan Iran tersebut pada X.

IAEA sebelumnya mengkonfirmasi mereka telah diberi informed tentang insiden tersebut dan melaporkan tidak ada peningkatan tingkat radiasi.

Direktur Jenderal Rafael Grossi menyatakan "keprihatinan mendalam," memperingatkan situs nuklir "tidak boleh pernah diserang," tetapi tidak secara langsung mengutuk AS atau Israel.

Baca juga: Iran Tolak Ultimatum 48 Jam Trump, AS Dianggap Tidak Berdaya dan Gugup
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved