Sudah Saatnya Iran Mendeklarasikan Kemenangan, Ini 3 Alasannya

Jum'at, 03 April 2026 - 17:18 WIB
loading...
A A A
Zarif, salah satu arsitek kesepakatan tahun 2015 yang kini telah mati mengenai program nuklir Iran, dipandang sebagai tokoh yang relatif moderat di kalangan elit Iran, tetapi tidak memiliki jabatan resmi di pemerintahan saat ini.

Namun, ini adalah salah satu kali pertama selama konflik ini seorang tokoh terkemuka di Iran menyerukan kesepakatan dan pengakhiran perang, dengan para pejabat militer dan politik tingkat atas setiap hari mendesak agar pertempuran dilanjutkan hingga AS dikalahkan.

Presiden AS Donald Trump telah menyinggung pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Teheran tanpa memberikan rincian, tetapi juga mengancam akan mengirim negara itu "kembali ke zaman batu" jika gagal menyepakati persyaratan.


2. Militer Iran Terbukti Tangguh

"Sebagai seorang Iran, yang marah atas agresi sembrono dan penghinaan kasar Donald Trump, namun bangga dengan angkatan bersenjata dan rakyat kami yang tangguh, saya merasa bimbang untuk menerbitkan rencana perdamaian ini di Foreign Affairs," tulis Zarif dalam bahasa Inggris pada Jumat, 2023.

3. Mengutamakan Kepentingan Nasional

"Namun saya yakin bahwa perang harus diakhiri dengan syarat yang sesuai dengan kepentingan nasional Iran," tambahnya.

Zarif dalam artikel di Foreign Affairs memperingatkan bahwa "meskipun melanjutkan pertempuran melawan Amerika Serikat dan Israel mungkin memuaskan secara psikologis, hal itu hanya akan menyebabkan kehancuran lebih lanjut terhadap nyawa warga sipil dan infrastruktur".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
Pemanfaatan Dana Keistimewaan...
Pemanfaatan Dana Keistimewaan Yogyakarta Berhasil Berdayakan Masyarakat
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
KPK Geledah Rumah Kadis...
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Rp4 Miliar
Berita Terkini
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved