Sudah Saatnya Iran Mendeklarasikan Kemenangan, Ini 3 Alasannya

Jum'at, 03 April 2026 - 17:18 WIB
loading...
Sudah Saatnya Iran Mendeklarasikan...
Sudah saatnya Iran mendeklarasikan kemenangan. Foto/Tasnim
A A A
TEHERAN - Iran harus membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang dengan menawarkan untuk mengekang program nuklirnya dan membuka kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas pencabutan sanksi. Itu diungkapkan seorang mantan menteri luar negeri Iran, Mohammad Javad Zarif.

Javad Zarif yang menjabat sebagai menteri luar negeri dari tahun 2013-2021, mengatakan dalam sebuah opini untuk jurnal Amerika Foreign Affairs bahwa Teheran memiliki "keunggulan" dalam konflik melawan AS dan Israel, tetapi berpendapat bahwa Iran perlu menghentikan perang untuk mencegah hilangnya lebih banyak nyawa warga sipil dan kerusakan infrastruktur.

Sudah Saatnya Iran Mendeklarasikan Kemenangan, Ini 3 Alasannya

1. Iran Harus Mengutamakan Penghentian Semua Sanksi

“Iran harus menggunakan keunggulannya bukan untuk terus berperang, tetapi untuk menyatakan kemenangan dan membuat kesepakatan yang mengakhiri konflik ini dan mencegah konflik berikutnya,” kata Zarif dalam artikel yang diterbitkan Kamis malam.

“Iran harus menawarkan untuk membatasi program nuklirnya dan membuka kembali Selat Hormuz sebagai imbalan atas penghentian semua sanksi — kesepakatan yang sebelumnya tidak akan diterima Washington tetapi mungkin akan diterima sekarang,” tambahnya.

Iran juga harus siap menerima “pakta non-agresi” bersama dengan Amerika Serikat, serta hubungan ekonomi, katanya.

Teheran dan Washington tidak memiliki hubungan diplomatik sejak tak lama setelah revolusi Islam 1979.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Minta Maaf ke Presiden,...
Minta Maaf ke Presiden, Febrie Adriansyah Akan Buktikan Kebenaran Sesuai Fakta Hukum
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
Kasus Obesitas Anak...
Kasus Obesitas Anak Meningkat, Dokter Ingatkan Batasan Konsumsi Gula
Berita Terkini
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved