China Tegas Salahkan AS dan Israel soal Iran Tutup Selat Hormuz

Jum'at, 03 April 2026 - 11:51 WIB
loading...
A A A
"Tujuan kami adalah untuk mempertahankan sikap defensif yang ketat, berdiri bersama semua negara yang diserang oleh Iran dalam pembalasannya, untuk memastikan kredibilitas kami, dan untuk berkontribusi pada de-eskalasi regional. Pada akhirnya, kami bertujuan untuk menjamin kebebasan navigasi dan keamanan maritim," kata Macron.

Aktivitas Angkatan Laut utama Uni Eropa di kawasan tersebut berpusat pada Aspides—Perisai dalam bahasa Yunani—sebuah misi Angkatan Laut Laut Merah yang diluncurkan pada awal tahun 2024 untuk melindungi kapal dari serangan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran.

"Saya juga akan menambahkan suara saya kepada rekan-rekan Eropa saya yang lain untuk memperkuat operasi Aspides dengan lebih banyak kapal," kata Mitsotakis.

"Hanya sedikit dari kita yang berpartisipasi, tetapi di sini juga kita perlu menunjukkan solidaritas Eropa kita secara lebih praktis," ujarnya.

Macron, yang Angkatan Laut Prancis sudah menyediakan satu kapal perang untuk misi tersebut, mengatakan akan ada dua kapal secara total, tetapi secara keseluruhan Prancis akan mengerahkan delapan kapal perang, kelompok kapal induk, dan dua kapal induk helikopter ke wilayah tersebut.

Misi itu, kata Macron, pada akhirnya dapat mencakup Selat Hormuz untuk mendukung kapal-kapal komersial.

"Kami sedang dalam proses membentuk misi yang murni bersifat defensif, murni bersifat pengawal, yang harus dipersiapkan bersama dengan negara-negara Eropa dan non-Eropa, dan tujuannya adalah untuk memungkinkan, sesegera mungkin setelah fase paling intens dari konflik berakhir, pengawalan kapal kontainer dan tanker untuk secara bertahap membuka kembali Selat Hormuz," kata Macron, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved