China Tegas Salahkan AS dan Israel soal Iran Tutup Selat Hormuz

Jum'at, 03 April 2026 - 11:51 WIB
loading...
China Tegas Salahkan...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning salahkan AS dan Israel atas ditutupnya sebagian Selat Hormuz oleh Iran. Foto/Kementerian Luar Negeri China
A A A
BEIJING - China secara tegas menyalahkan Amerika Serikat (AS) dan Israel atas ditutupnya sebagian Selat Hormuz oleh Iran. Menurut Beijing, akar penyebab gangguan lalu lintas maritim penting ini adalah agresi ilegal Washington dan Tel Aviv.

Selat Hormuz, jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia ke jalur pelayaran global, telah mengalami penurunan aktivitas yang signifikan selama hampir sebulan. Selat ini membawa sekitar seperlima pasokan minyak dunia, sehingga perlambatan ini menjadi perhatian utama bagi pasar energi global.

Baca Juga: Inggris Bentuk Koalisi 35 Negara untuk Buka Selat Hormuz

Dalam pernyataannya kepada wartawan, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, mengatakan krisis tersebut berakar dari apa yang dia gambarkan sebagai tindakan militer yang melanggar hukum.

“Akar penyebab gangguan navigasi melalui Selat Hormuz adalah operasi militer ilegal Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran,” kata Mao.

Komentarnya mencerminkan kritik Beijing yang semakin langsung terhadap peran Washington dalam meningkatnya ketegangan regional, serta keselarasan Beijing dengan posisi Teheran terkait serangan baru-baru ini.

Sebelumnya, dalam pidato nasional, Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa negara-negara yang bergantung pada pengiriman minyak melalui Selat Hormuz harus bertanggung jawab untuk menjaga keamanannya.

“Negara-negara yang menerima minyak melalui jalur tersebut harus menjaga jalur tersebut,” kata Trump, tanpa menguraikan langkah-langkah spesifik.

Pernyataan tersebut menandai perubahan nada, yang menunjukkan bahwa Washington mengharapkan sekutu dan mitra untuk memainkan peran yang lebih besar dalam menjaga salah satu koridor maritim paling strategis di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Drama 10 Gol! Inggris...
Drama 10 Gol! Inggris vs Prancis Resmi Jadi Laga Paling Produktif di Piala Dunia 2026
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe Telikung Messi
Gen Z Ramai Tinggalkan...
Gen Z Ramai Tinggalkan Wireless Earphone, Benarkah yang Pakai Kabel Lebih Sehat?
Berita Terkini
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved