Inggris Bentuk Koalisi 35 Negara untuk Buka Selat Hormuz

Kamis, 02 April 2026 - 13:35 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, negara-negara Eropa menolak seruan untuk mengirim pasukan Angkatan Laut ke Selat Hormuz. Namun, skala krisis energi yang semakin meningkat dan tekanan berulang dari Amerika Serikat mengenai kontribusi NATO telah menyebabkan negara-negara tersebut mempertimbangkan kembali posisi mereka dan mulai mempersiapkan pembukaan kembali jalur perairan tersebut.

Koalisi ini akan beroperasi di luar kerangka NATO dan diharapkan mencakup negara-negara yang bukan anggota aliansi tersebut. Uni Emirat Arab (UEA) sedang bersiap untuk mengambil peran aktif, mendesak mitra Eropa, Asia, dan AS untuk menggabungkan upaya untuk pembukaan kembali paksa selat tersebut.

Selain itu, UEA dan Bahrain sedang berupaya untuk mendapatkan resolusi Dewan Keamanan PBB yang akan memberikan mandat untuk tindakan tersebut. Beberapa tantangan masih ada dalam membentuk armada, karena beberapa negara telah menawarkan kapal penyapu ranjau tetapi kekurangan fregat yang diperlukan untuk memberikan perlindungan kepada mereka.

Selama pembicaraan yang diselenggarakan oleh Inggris, para pejabat akan menilai semua kemungkinan langkah diplomatik dan politik untuk memulihkan navigasi bebas dan memastikan keselamatan kapal dan awak yang terjebak. Starmer menyatakan bahwa operasi ini akan sangat sulit terlepas dari bagaimana pelaksanaannya.

“Menurut pendapat saya, kita tidak dapat berasumsi dengan pasti bahwa de-eskalasi permusuhan akan selalu mengarah pada pembukaan Selat Hormuz yang aman. Saya harus jujur: itu tidak akan mudah,” kata Starmer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Pengacara Sony Sonjaya...
Pengacara Sony Sonjaya Sayangkan Permohonan JC Ditolak Kejagung
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved