Negara NATO Ini Tutup Wilayah Udaranya untuk Pesawat AS yang Bombardir Iran

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:25 WIB
loading...
Negara NATO Ini Tutup...
Spanyol, salah satu negara NATO, telah menutup wilayah udaranya untuk pesawat-pesawat AS yang terlibat perang bersama Israel melawan Iran. Foto/AF.mil
A A A
MADRID - Spanyol, salah satu negara NATO, telah menutup wilayah udaranya untuk pesawat-pesawat Amerika Serikat (AS) yang terlibat perang bersama Israel melawan Iran. Langkah Madrid ini telah memperdalam keretakan dengan Washington atas perang yang melanda Timur Tengah sejak 28 Februari lalu.

Pada hari Senin (30/3/2026), Menteri Pertahanan Spanyol Margarita Robles mengatakan bahwa pesawat yang ikut serta dalam operasi melawan Iran tidak akan diizinkan beroperasi di wilayah udara Spanyol, termasuk jet tempur AS yang berbasis di negara-negara NATO lainnya seperti Inggris atau Prancis.

Baca Juga: Pasukan Iran Tak Sabar Menunggu Tentara AS Datang, lalu Membakar Mereka

Madrid sebelumnya telah melarang penggunaan pangkalan Rota dan Moron de la Frontera yang dioperasikan bersama di Spanyol selatan untuk misi serangan terhadap Iran.

Robles mengatakan kepada wartawan: "Spanyol tidak akan berpartisipasi atau berkontribusi pada perang yang dimulai secara sepihak dan bertentangan dengan hukum internasional."

Dia menggemakan pernyataan Perdana Menteri Pedro Sanchez, yang menyebut kampanye militer AS-Israel sebagai “perang ilegal, sembrono, dan tidak adil.”

Sekitar 15 pesawat tanker KC-135 AS telah dipindahkan ke pangkalan di Prancis dan Jerman, menurut laporan media Spanyol.

Dengan wilayah udara Spanyol yang terlarang, pesawat pengebom jarak jauh B-52 dan B-1 yang beroperasi dari pangkalan udara Fairford di Inggris sekarang harus terbang melalui rute yang lebih panjang, mengurangi efisiensi operasional dan memaksa adanya kompromi antara bahan bakar dan muatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved