Negara NATO Ini Tolak Pinjamkan Sistem Patriot untuk Bantu AS Tangkis Rudal Iran

Kamis, 02 April 2026 - 07:18 WIB
loading...
Negara NATO Ini Tolak...
Polandia, salah satu negara NATO, menolak meminjamkan sistem pertahanan Patriot-nya untuk bantu AS menangkis rudal-rudal Iran di Timur Tengah. Foto/Kementerian Pertahanan Polandia/Maciej N?dzy?ski
A A A
WARSAWA - Polandia, salah satu negara NATO, menolak untuk meminjamkan sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat (AS) untuk membantu AS menangkis rudal-rudal Iran di Timur Tengah. Penolakan ini disampaikan Menteri Pertahanan Wladyslaw Kosiniak-Kamysz.

Meskipun Presiden AS Donald Trump mengeklaim bahwa Pentagon memiliki persediaan senjata yang tidak terbatas, kampanye pengeboman AS-Israel yang diluncurkan sejak 28 Februari tak mampu melenyapkan kemampuan Iran untuk menyerang pangkalan Amerika di Timur Tengah.

Baca Juga: Iran Tembakkan 10 Rudal ke Israel, Salvo Misil Terbesar sejak Perang Pecah

Pada hari Selasa, surat kabar Polandia; Rzeczpospolita, melaporkan bahwa AS telah meminta Warsawa untuk meminjamkan setidaknya dua sistem Patriot miliknya, bersama dengan beberapa rudal PAC-3 MSE yang sebelumnya dijual ke Polandia, untuk perang melawan Iran.

“Baterai Patriot kami dan persenjataannya digunakan untuk melindungi wilayah udara Polandia dan sayap timur NATO. Tidak ada yang berubah dalam hal ini, dan kami tidak berencana untuk memindahkannya ke mana pun,” tulis Kosiniak-Kamysz di X, seperti dikutip Russia Today, Kamis (2/4/2026).

“Sekutu kami sepenuhnya memahami betapa pentingnya misi kami di sini. Keamanan Polandia adalah prioritas utama,” imbuh kepala pertahanan Polandia tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved