Pakar Militer Ini Sebut AS Mengubah Tujuan Perang Iran karena Kekalahan Strategis

Kamis, 02 April 2026 - 01:10 WIB
loading...
Pakar Militer Ini Sebut...
AS selalu mengubah tujuan perang Iran. Foto/X
A A A
TEHERAN - AS telah secara signifikan mengubah tujuan yang dinyatakan dalam perang Iran karena kegagalannya untuk mencapai kemajuan di front-front utama. Itu diungkapkan Mohamad Elmasry, profesor di Institut Pascasarjana Doha.

Berbicara kepada Al Jazeera, Elmasry mengatakan Presiden Trump “cukup tidak koheren” di awal perang, menetapkan “tujuan yang ambigu, terkadang kontradiktif”.

AS telah “berjuang sejak saat itu untuk mengkonsolidasikan pesan”, katanya, mencatat pergeseran wacana tentang masalah perubahan pemerintahan di Iran, pembuatan kesepakatan, dan Selat Hormuz.

“Mereka [para pejabat AS] berbicara di awal tentang perubahan rezim – ini jelas merupakan salah satu tujuan utama operasi ini,” kata Elmasry. “Sekarang mereka mengakui bahwa rezim tersebut ada di sini dan tidak akan pergi ke mana pun.”

Trump juga telah mengubah pendiriannya mengenai masalah kesepakatan dengan Iran, yang sekarang ia katakan bahkan tidak perlu, dan pembukaan Selat Hormuz, kata Elmasry. Retorika tersebut “bergeser sebagai akibat dari kegagalan strategis secara keseluruhan di AS untuk mencapai apa yang diinginkannya dalam perang ini,” katanya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negerinya Marco Rubio mengatakan bahwa akhir perang di Iran mungkin sudah dekat, dengan Washington memberi sinyal potensi untuk pembicaraan langsung dengan kepemimpinan Teheran dan pengurangan konflik bahkan tanpa kesepakatan.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi perubahan dan terkadang kontradiksi dalam jadwal dan pernyataan dari Washington tentang bagaimana dan kapan perang, yang kini memasuki minggu kelima, mungkin akan berakhir.

“Kami akan segera pergi,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Selasa, seraya mengatakan bahwa penarikan pasukan dapat terjadi “dalam dua minggu, mungkin dua minggu, mungkin tiga minggu.”

Ditanya apakah diplomasi yang sukses merupakan prasyarat bagi AS untuk mengakhiri apa yang disebutnya “Operasi Epic Fury”, Trump mengatakan tidak.

“Iran tidak harus membuat kesepakatan, tidak,” katanya. “Tidak, mereka tidak harus membuat kesepakatan dengan saya.”

Washington sebelumnya mengancam akan mengintensifkan operasi jika Teheran tidak menerima kerangka kerja gencatan senjata 15 poin AS yang di antara tuntutan intinya adalah agar Iran berkomitmen untuk tidak mengejar senjata nuklir, menghentikan semua pengayaan uranium, dan sepenuhnya membuka kembali Selat Hormuz.

Gedung Putih mengatakan Trump akan berpidato di hadapan bangsa “untuk memberikan pembaruan penting tentang Iran” pada pukul 9 malam EDT pada hari Rabu (0100 GMT pada hari Kamis).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved