AS Berupaya Melempar Tanggung Jawab atas Krisis Hormuz
Selasa, 31 Maret 2026 - 21:11 WIB
loading...
A
A
A
Asumsi Washington bahwa, sebagai pengekspor energi, AS sebagian besar terisolasi dari dampak ekonomi krisis Timur Tengah ditantang minggu ini oleh Goldman Sachs.
Ekonomi China “tampaknya berada dalam posisi yang lebih baik di tengah guncangan pasokan minyak dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia,” tulis pakar strategi Kinger Lau pada hari Senin.
Beijing telah meningkatkan pangsa sumber energi non-fosil dalam bauran energinya dari 26% satu dekade lalu menjadi 40% saat ini, menurut analisis tersebut.
China juga memiliki cadangan strategis yang besar dan jalur impor yang beragam, termasuk dari Rusia, Australia, dan Malaysia.
Pertumbuhan ekonomi AS dapat terdampak dua kali lebih besar daripada pertumbuhan ekonomi China, prediksi catatan tersebut.
Baca juga: Presiden Mesir pada Trump: Tak Ada Seorang pun Selain Anda Bisa Hentikan Perang di Timur Tengah
Ekonomi China “tampaknya berada dalam posisi yang lebih baik di tengah guncangan pasokan minyak dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia,” tulis pakar strategi Kinger Lau pada hari Senin.
Beijing telah meningkatkan pangsa sumber energi non-fosil dalam bauran energinya dari 26% satu dekade lalu menjadi 40% saat ini, menurut analisis tersebut.
China juga memiliki cadangan strategis yang besar dan jalur impor yang beragam, termasuk dari Rusia, Australia, dan Malaysia.
Pertumbuhan ekonomi AS dapat terdampak dua kali lebih besar daripada pertumbuhan ekonomi China, prediksi catatan tersebut.
Baca juga: Presiden Mesir pada Trump: Tak Ada Seorang pun Selain Anda Bisa Hentikan Perang di Timur Tengah
(sya)
Lihat Juga :