Putra PM Israel Netanyahu Didesak Ikut Perang Darat Melawan Iran

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:09 WIB
loading...
A A A
Bannon telah lama mengkritik intervensi AS. Dia adalah penasihat utama kampanye presiden Trump tahun 2016, yang berfokus pada pengutukan perang asing. Dia menjabat sebagai kepala strategi Trump selama pemerintahan pertamanya sebelum mengundurkan diri pada tahun 2017.

Ini bukan pertama kalinya Bannon mengkritik Israel dan negara-negara Teluk, karena dia berjalan di atas tali tipis membela Trump namun menyalurkan kemarahan populis terhadap intervensi AS.

“Israel sedang mempermainkan kita. Arab sedang mempermainkan kita. Eropa sedang mempermainkan kita. Dan apa yang kita lakukan? Kita mengirim pasukan ke sana, yang tidak masalah. Presiden Trump membutuhkan pilihan dan alternatif untuk bernegosiasi seputar Operasi Kemenangan militer,” katanya awal bulan ini.

“Saya ingin Arab berada di garis depan, gelombang pertama di Pulau Kharg, kirim UEA," sambung dia.

Bannon melobi menentang serangan AS terhadap Iran pada bulan Juni. Dia sering mengecam Israel sebagai “protektorat” AS, tetapi berhati-hati untuk secara tegas mengutuk keputusan Trump untuk menyerang Iran.

Dia sebelumnya mengatakan bahwa kampanye pengeboman Israel bertentangan dengan tujuan Trump untuk menggulingkan Republik Islam tetapi menjaga persatuan Iran.

Baca juga: Iran Ciptakan Tol Hormuz, AS dan Negara-negara Arab Berusaha Melawan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved