Putra PM Israel Netanyahu Didesak Ikut Perang Darat Melawan Iran

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:09 WIB
loading...
Putra PM Israel Netanyahu...
Yair Netanyahu (34), putra PM Israel Benjamin Netanyahu. Foto/world times
A A A
TEL AVIV - Steve Bannon, mantan kepala strategi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mendesak putra Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan para pangeran Arab, termasuk Arab Saudi, ditempatkan di garis depan invasi Iran sebelum Amerika mengirim pasukannya sendiri. Bannon keberatan jika hanya Washington sendirian yang terlibat perang darat melawan Teheran.

Yair Netanyahu (34), putra PM Netanyahu, telah menghabiskan waktu yang lama di luar Israel sejak 7 Oktober 2023, meskipun dia memenuhi syarat untuk bertugas di pasukan cadangan militer Israel. Menurut lapora Ynet News, Yair tinggal di Miami bersama ibunya, Sara, pada bulan Februari.

“Anak Netanyahu di Miami, usir dia besok. Di mana DHS [Departemen Keamanan Dalam Negeri] ketika kita membutuhkannya? Usir dia. Bawa dia kembali ke sana. Pakaikan seragam padanya. Mari kita tempatkan dia di gelombang pertama,” kata Bannon di podcastnya; War Room.

Pernyataan Bannon di-posting secara online pada hari Senin setelah Channel 12 Israel melaporkan bahwa Israel tidak akan mengirim pasukan ke Iran bahkan jika AS melancarkan invasi darat ke negara Islam tersebut.

Israel secara luas dipahami telah melobi AS untuk menyerang Iran, dengan Menteri Luar Negeri Marco Rubio bahkan mengatakan bahwa AS melancarkan serangannya karena Israel akan tetap menyerang dan membahayakan pasukan Amerika.

Negara-negara Teluk Arab, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), dan Qatar, melobi Trump untuk tidak menyerang Iran, tetapi telah dihantam oleh ribuan serangan rudal dan drone sebagai balasan atas perang AS-Israel.

Beberapa negara Teluk telah bergerak untuk mendukung serangan AS, yang dimulai pada 28 Februari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved