Malaysia Tahan 4 Warga Israel saat Transit di KLIA Gara-gara Ikuti Saran Chatbot

Senin, 30 Maret 2026 - 12:37 WIB
loading...
Malaysia Tahan 4 Warga...
Pihak berwenang Malaysia menahan 4 warga Israel saat transit di Bandara Internasional Kuala Lumpur atau KLIA. Dua di antaranya transit karena ikuti saran chatbot online. Foto/The Star
A A A
KUALA LUMPUR - Pihak berwenang telah menahan empat warga negara Israel ketika transit Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mengejar penerbangan lanjutan ke Filipina. Mereka transit di KLIA pada 25 Maret lalu.

Mengutip laporan Ynet yang berbasis di Israel, Senin (30/3/2026), mereka yang ditahan termasuk dua wanita yang percaya bahwa aman bagi warga Israel untuk transit di KLIA setelah berkonsultasi dengan chatbot online.

Baca Juga: Tentara Indonesia Gugur Diserang Israel, Pemerintah RI Berduka

Laporan tersebut menambahkan bahwa dua wanita tersebut, yang tidak berbahasa Inggris, terbang dari Thailand ke Malaysia dan ditahan saat dalam proses penerbangan lanjutan ke Filipina. Mereka akhirnya memilih untuk kembali ke Thailand.

Dua warga Israel lainnya yang ditahan di KLIA adalah pria yang bepergian dari Kamboja ke Filipina melalui Kuala Lumpur. Keduanya ditahan selama dua hari sebelum otoritas Malaysia mendeportasi mereka kembali ke Kamboja.

Selanjutnya, laporan tersebut mengeklaim bahwa setidaknya delapan warga Israel telah ditahan di KLIA dalam beberapa bulan terakhir, beberapa di antaranya memiliki kewarganegaraan ganda dan yang lainnya hanya membawa paspor Israel.

Sekadar diketahui, Malaysia tidak mengakui Israel sebagai negara dan tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan entitas tersebut.

Menyusul kasus-kasus penahanan tersebut, Duta Besar Israel untuk Singapura Eliyahu Vered Hazan memperingatkan warga Israel untuk tidak bepergian ke Malaysia, baik untuk kunjungan maupun transit.

“Saya ingin menekankan peringatan perjalanan Dewan Keamanan Nasional mengenai Malaysia. Rekomendasinya jelas, dan saya mendukungnya. Hindari bepergian ke Malaysia dan jangan transit di sana," katanya.

“Permintaan saya sederhana: Jika Anda bertemu dengan pelancong atau siapa pun yang merencanakan perjalanan ke Timur, tekankan kepada mereka untuk tidak memasuki Malaysia, baik untuk berkunjung maupun untuk singgah," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved