Houthi Yaman Serang Israel dengan Rudal dan Drone Saat Zionis Bom Teheran

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:11 WIB
loading...
Houthi Yaman Serang...
Pendukung Houthi berkumpul sambil membawa senjata. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Houthi Yaman bergabung dalam pertempuran melawan Israel untuk pertama kalinya. Serangan Houthi terjadi seiring Israel yang melakukan setidaknya tiga gelombang serangan "skala besar" terhadap Iran saat perang memasuki bulan kedua.

Saat ini lebih banyak bala bantuan AS mengalir ke wilayah Timur Tengah. Seorang juru bicara militer Houthi Yaman mengumumkan kelompok bersenjata tersebut menargetkan beberapa lokasi di Israel selatan pada hari Minggu.

Dia menambahkan serangan tersebut dikoordinasikan dengan "operasi heroik" yang dilakukan Iran dan Hizbullah di Lebanon.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan kelompok Yaman tersebut telah melakukan "operasi militer kedua" terhadap Israel menggunakan rudal jelajah dan drone.

Saree mengatakan Houthi akan terus melakukan operasi militer dalam beberapa hari mendatang hingga Israel "menghentikan serangan dan agresinya".

Seperti yang telah kami laporkan, Houthi menyerang Israel dengan rentetan rudal balistik. Ini serangan pertama mereka sejak perang AS-Israel di Iran dimulai sebulan yang lalu.

“Kami telah bersiap sejak awal jika Houthi bergabung,” kata juru bicara militer Israel, Brigjen Effie Defrin, ketika IDF menyatakan telah mencegat setidaknya satu rudal dari Yaman.

Sementara itu, Komando Pusat AS mengatakan kapal serbu amfibi USS Tripoli, yang berbasis di Jepang, telah bergabung dengan kapal induk USS Abraham Lincoln di wilayah tersebut.

Bala bantuan baru ini mencakup sekitar 3.500 pelaut dan Marinir AS dengan pesawat angkut dan serang, serta aset serbu amfibi.

Israel terus melanjutkan serangan besar-besaran, tidak hanya terhadap Iran tetapi juga di Lebanon, di mana serangan udara IDF menewaskan tiga jurnalis pada hari Sabtu.

Baca juga: Kewalahan Hadapi Iran, AS Kerahkan Kapal Induk Lainnya ke Timur Tengah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved