Kewalahan Hadapi Iran, AS Kerahkan Kapal Induk Lainnya ke Timur Tengah

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:47 WIB
loading...
Kewalahan Hadapi Iran,...
Kapal induk USS George H.W. Bush didampingi beberapa kapal selam. Foto/sputnik
A A A
TEHERAN - Kapal induk USS George H.W. Bush, didampingi beberapa kapal perusak rudal berpemandu, akan dikerahkan ke wilayah tanggung jawab Komando Pusat Amerika Serikat. Ini adalah komando yang sama yang mengawasi operasi militer yang sedang berlangsung melawan Iran, menurut laporan CBS News.

Pengerahan ini terjadi di tengah berita terbaru tentang kapal induk AS lainnya yang meninggalkan zona perang.

USS Gerald R. Ford tiba pekan lalu di pelabuhan angkatan laut di Teluk Souda, Kreta, untuk perbaikan setelah mengalami "kebakaran di atas kapal".

Hal ini mengurangi kekuatan angkatan laut di wilayah tersebut menjadi satu kelompok serang kapal induk, yang dipimpin USS Abraham Lincoln.

USS George H.W. Bush tampaknya dimaksudkan untuk memperkuat kehadiran militer di wilayah tersebut.

Sementara itu, Iran mengklaim telah menghancurkan depot sistem anti-drone Ukraina di Dubai dalam serangan terhadap dugaan "tempat persembunyian" AS, dan menyerang fasilitas perang elektronik dan radar utama Israel di Haifa serta lokasi penyimpanan bahan bakar yang terkait dengan Pangkalan Udara Ben Gurion.

Badan pengawas nuklir PBB mengatakan Iran melaporkan dugaan serangan Israel baru di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr – insiden ketiga dalam sepuluh hari – dengan kepala IAEA Rafael Grossi mendesak “pengekangan militer maksimal.”

Militer Israel telah mengkonfirmasi serangan yang menewaskan Fatima Ftouni dari Al Mayadeen, saudara laki-lakinya sekaligus juru kamera, Mohammed, dan Ali Shuaib dari Al-Manar. Israel merilis rekaman “serangan yang ditargetkan”.

Baca juga: Rudal Iran Gempur Tel Aviv Israel, 1 Orang Tewas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved