Militer Israel Nyaris Runtuh karena Perang Multi-Front, Jenderal Tertinggi Zionis Kibarkan 10 Bendera Merah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:15 WIB
loading...
A A A
Serangan Sabtu pagi ini bisa menandai pembukaan front lain dalam konflik saat ini, yang kemungkinan akan memperdalam krisis minyak dan ekonomi global yang disebabkan oleh perang yang sedang berlangsung.

"Kami sepenuhnya siap secara militer dengan semua opsi. Adapun detail lain yang berkaitan dengan penentuan waktu serangan, itu diserahkan kepada pimpinan, dan kami memantau dan mengikuti perkembangan dan akan tahu kapan waktu yang tepat untuk bergerak," kata seorang pemimpin Houthi yang berbicara secara anonim baru-baru ini.

"Sampai sekarang, Iran telah berkinerja baik dan mengalahkan musuh setiap hari, dan pertempuran berjalan sesuai keinginan mereka. Jika terjadi sesuatu yang bertentangan dengan ini, maka kita dapat menilainya," ujarnya.

Pada hari Rabu, Iran mengatakan akan mengambil tindakan di Selat Bab al-Mandab, yang menghubungkan Laut Merah ke Teluk Aden dan Samudra Hindia, "jika diprovokasi", meningkatkan kekhawatiran bahwa Teheran dapat menggunakan proksinya yang berbasis di Yaman untuk melakukan tindakan tersebut.

Selat Bab al-Mandeb terletak di antara Yaman, Djibouti, dan Eritrea, dengan Houthi berada di sisi Yaman.

Serangan Houthi pada hari Sabtu menyusul serangan rudal Iran ke arah selatan dan tengah Israel semalam yang menewaskan satu orang berusia 60-an, menurut petugas medis Zionis.

Sebelumnya pada Jumat malam, ledakan terdengar di atas ibu kota Suriah, Damaskus, dengan media dan otoritas Suriah mengklarifikasi bahwa itu disebabkan oleh pencegatan rudal balistik Iran oleh Angkatan Udara Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved