Deal dengan Iran, Kapal Minyak Thailand Bebas Lewat Selat Hormuz, Bagaimana dengan Indonesia?

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:37 WIB
loading...
A A A
Awal bulan ini, sebuah kapal pengangkut barang curah Thailand yang berlayar di jalur perairan tersebut diserang dan tiga awaknya hilang.

Pengiriman komoditas melalui Selat Hormuz anjlok 95 persen antara 1 hingga 26 Maret setelah dimulainya perang, menurut platform pelacakan maritim Kpler.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka telah memutar balik tiga kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz, menambahkan bahwa rute tersebut ditutup untuk kapal yang berlayar ke dan dari pelabuhan yang terkait dengan musuh mereka.

Sebanyak 24 kapal komersial, termasuk 11 kapal tanker, telah diserang atau dilaporkan terjadi insiden di Teluk, Selat Hormuz, atau Teluk Oman bulan ini, menurut badan keamanan maritim Angkatan Laut Inggris atau UKMTO.

Bagaimana dengan Kapal Minyak Indonesia?


Dua kapal tanker minyak milik Pertamina termasuk di antara yang terjebak di Selat Hormuz. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia sudah melakukan lobi agar Iran mengizinkan kedua kapal tersebut lewat dengan aman.

Juru bicara Kemlu Yvonne Mawengkang mengatakan pada Jumat bahwa kementerian tersebut bersama Kedutaan Besar Rerpublik Indonesia (KBRI) Teheran terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar kedua kapal minyak Pertamina bisa melewati Selat Hormuz.

"Sejak awal terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait di Iran," kata Yvonne melalui pesan singkat. "Terdapat tanggapan positif dari pihak Iran, yang saat ini sedang ditindaklanjuti oleh pihak terkait pada aspek teknis dan operasional," imbuh diplomat Indonesia tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Menteri Israel Kecam...
Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!
Rekomendasi
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
Berita Terkini
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Infografis
Iran Minta Penjelasan...
Iran Minta Penjelasan Indonesia Soal Penyitaan Kapal Tanker
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved