Deal dengan Iran, Kapal Minyak Thailand Bebas Lewat Selat Hormuz, Bagaimana dengan Indonesia?
Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:37 WIB
loading...
Thailand mencapai kesepakatan dengan Iran, yang membuat kapal-kapal tanker minyak diizinkan lewat Selat Hormuz dengan aman. Foto/NASA
A
A
A
BANGKOK - Thailand telah mencapai kesepakatan dengan Iran, di mana Teheran mengizinkan kapal-kapal tanker minyak Bangkok melewati Selat Hormuz dengan aman. Demikian disampaikan Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul dalam konferensi pers pada hari Sabtu (28/3/2026).
Pasukan Iran secara efektif telah memperlambat kapal-kapal pengiriman minyak dan gas alam cair (LNG) melalui selat tersebut hingga hampir berhenti selama perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang dimulai 28 Februari.
Baca Juga: Kisah Raja Faisal Arab Saudi Cekik Ekonomi AS dengan Embargo Minyak karena Amerika Pro-Israel
"Sebuah kesepakatan telah tercapai untuk memungkinkan kapal tanker minyak Thailand melintasi Selat Hormuz dengan aman," kata PM Anutin, menambahkan bahwa perkembangan ini akan mengurangi kekhawatiran tentang impor bahan bakar.
"Dengan adanya kesepakatan ini, ada keyakinan yang lebih besar bahwa gangguan seperti yang terjadi pada awal Maret tidak akan terulang," ujarnya, seperti dikutip dari AFP.
Lebih dari 80 persen minyak mentah dan LNG yang melewati Selat Hormuz menuju Asia, menurut Badan Informasi Energi AS.
Sebagian besar Asia Tenggara menanggung beban kesulitan pasokan bahan bakar dan antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Thailand semakin sering terjadi.
"Pemerintah akan terus beradaptasi dengan situasi yang berkembang dan menyesuaikan langkah-langkah untuk meminimalkan dampak pada masyarakat," imbuh Anutin.
Pasukan Iran secara efektif telah memperlambat kapal-kapal pengiriman minyak dan gas alam cair (LNG) melalui selat tersebut hingga hampir berhenti selama perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang dimulai 28 Februari.
Baca Juga: Kisah Raja Faisal Arab Saudi Cekik Ekonomi AS dengan Embargo Minyak karena Amerika Pro-Israel
"Sebuah kesepakatan telah tercapai untuk memungkinkan kapal tanker minyak Thailand melintasi Selat Hormuz dengan aman," kata PM Anutin, menambahkan bahwa perkembangan ini akan mengurangi kekhawatiran tentang impor bahan bakar.
"Dengan adanya kesepakatan ini, ada keyakinan yang lebih besar bahwa gangguan seperti yang terjadi pada awal Maret tidak akan terulang," ujarnya, seperti dikutip dari AFP.
Lebih dari 80 persen minyak mentah dan LNG yang melewati Selat Hormuz menuju Asia, menurut Badan Informasi Energi AS.
Sebagian besar Asia Tenggara menanggung beban kesulitan pasokan bahan bakar dan antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Thailand semakin sering terjadi.
"Pemerintah akan terus beradaptasi dengan situasi yang berkembang dan menyesuaikan langkah-langkah untuk meminimalkan dampak pada masyarakat," imbuh Anutin.
Lihat Juga :