Senator AS Kecam Trump karena Habiskan Rp33,9 Triliun Per Hari untuk Buka Selat Hormuz: 'Ini Gila!'
Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan Iran International yang mengutip anggota parlemen Iran Alaeddin Boroujerdi, Teheran telah mulai mengenakan biaya transit sebesar USD2 juta kepada beberapa kapal untuk melewati selat tersebut.
Boroujerdi, anggota komite keamanan nasional parlemen Iran, mengatakan kepada stasiun penyiaran negara Republik Islam Iran bahwa langkah tersebut mencerminkan penegasan kendali baru.
"Mengumpulkan USD2 juta sebagai biaya transit dari beberapa kapal yang melintasi selat mencerminkan kekuatan Iran," katanya. "Sekarang, karena perang memiliki biaya, tentu saja kita harus melakukan ini dan mengambil biaya transit dari kapal yang melewati Selat Hormuz," imbuh dia.
Perkembangan ini terjadi di tengah eskalasi militer yang berkelanjutan. Israel telah melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran dan memperingatkan bahwa operasinya akan semakin intensif. Pada saat yang sama, Presiden Trump telah mengindikasikan bahwa negosiasi untuk mengakhiri konflik sedang berlangsung, meskipun Iran membantah bahwa ada pembicaraan.
Trump juga telah memperpanjang tenggat waktunya sendiri bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz hingga 6 April, setelah sebelumnya memperingatkan akan melakukan serangan terhadap infrastruktur energi Iran jika akses selat itu tidak dipulihkan.
Boroujerdi, anggota komite keamanan nasional parlemen Iran, mengatakan kepada stasiun penyiaran negara Republik Islam Iran bahwa langkah tersebut mencerminkan penegasan kendali baru.
"Mengumpulkan USD2 juta sebagai biaya transit dari beberapa kapal yang melintasi selat mencerminkan kekuatan Iran," katanya. "Sekarang, karena perang memiliki biaya, tentu saja kita harus melakukan ini dan mengambil biaya transit dari kapal yang melewati Selat Hormuz," imbuh dia.
Perkembangan ini terjadi di tengah eskalasi militer yang berkelanjutan. Israel telah melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran dan memperingatkan bahwa operasinya akan semakin intensif. Pada saat yang sama, Presiden Trump telah mengindikasikan bahwa negosiasi untuk mengakhiri konflik sedang berlangsung, meskipun Iran membantah bahwa ada pembicaraan.
Trump juga telah memperpanjang tenggat waktunya sendiri bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz hingga 6 April, setelah sebelumnya memperingatkan akan melakukan serangan terhadap infrastruktur energi Iran jika akses selat itu tidak dipulihkan.
Lihat Juga :