Mohammed bin Salman Dorong Trump Lanjutkan Perang Melawan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:30 WIB
loading...
Mohammed bin Salman...
Presiden AS Donald Trump (kiri) disambut Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman Al Saud (kanan) saat tiba di Bandara Malik Khalid, untuk bagian pertama dari tur tiga negaranya di Timur Tengah di Riyadh, Arab Saudi pada 13 Mei 2025. Foto/Bandar Al-Jaloud/
A A A
RIYADH - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) mendorong Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk melanjutkan perang melawan Iran. Kabar itu dilaporkan New York Times (NYT) pada hari Selasa (24/3/2026).

Bin Salman melihat "peluang bersejarah" untuk membentuk kembali Timur Tengah, kata NYT, mengutip orang-orang yang diberi pengarahan oleh pejabat Amerika tentang percakapan tersebut.

Mereka mengatakan pangeran menyampaikan kepada Trump bahwa ia harus terus mendorong penghancuran pemerintahan "garis keras" Iran.

Menurut laporan tersebut, pangeran Saudi juga berpendapat Iran menimbulkan ancaman jangka panjang bagi Teluk yang hanya dapat dihilangkan dengan menyingkirkan pemerintahnya.

Sementara itu, menurut laporan tersebut, pejabat Saudi menolak anggapan bahwa pangeran mendorong untuk memperpanjang perang.

"Kerajaan Arab Saudi selalu mendukung resolusi damai untuk konflik ini, bahkan sebelum dimulai," kata pemerintah Saudi dalam pernyataan, mencatat para pejabat "tetap berhubungan erat dengan pemerintahan Trump dan komitmen kami tetap tidak berubah."

Ketegangan regional meningkat sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran yang menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS berada.

Baca juga: AL Inggris Siap Pimpin Koalisi untuk Buka Lagi Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved