Iran Siap Sikat 3.000 Pasukan Lintas Udara AS, Luncurkan Gelombang Serangan ke-79
Rabu, 25 Maret 2026 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Menurut pernyataan militer Iran, gelombang operasi ke-78 dan ke-79 menargetkan berbagai lokasi, termasuk fasilitas penerbangan di dekat Bandara Ben Gurion, infrastruktur industri militer di Haifa, dan lokasi yang terkait dengan intelijen di seluruh Israel tengah dan selatan.
Serangan tersebut dilaporkan melibatkan sistem rudal balistik canggih seperti Emad, Qadr, Sejjil, dan Kheibar Shekan, bersamaan dengan serangan drone terkoordinasi yang dirancang untuk melumpuhkan pertahanan udara.
Iran juga mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat rudal jelajah, termasuk sistem tipe Tomahawk, serta drone musuh yang mencoba menembus wilayah udaranya.
Jangkauan target yang semakin luas—terutama yang terkait dengan penerbangan, logistik, dan intelijen—menunjukkan Iran berfokus pada penurunan kapasitas operasional jangka panjang daripada melakukan serangan balasan terisolasi.
USS Gerald Ford, kapal induk paling canggih dan mahal dalam armada AS, terpaksa mundur dari Timur Tengah setelah terjadi kebakaran di atas kapal, yang menyebabkan kapal tersebut menuju Kreta dan dikeluarkan dari operasi aktif.
Insiden tersebut, meskipun secara resmi digambarkan terbatas pada area non-tempur, telah menimbulkan pertanyaan yang lebih luas tentang kesiapan dan keandalan aset militer utama AS dalam skenario konflik berkepanjangan.
Serangan tersebut dilaporkan melibatkan sistem rudal balistik canggih seperti Emad, Qadr, Sejjil, dan Kheibar Shekan, bersamaan dengan serangan drone terkoordinasi yang dirancang untuk melumpuhkan pertahanan udara.
Iran juga mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat rudal jelajah, termasuk sistem tipe Tomahawk, serta drone musuh yang mencoba menembus wilayah udaranya.
Jangkauan target yang semakin luas—terutama yang terkait dengan penerbangan, logistik, dan intelijen—menunjukkan Iran berfokus pada penurunan kapasitas operasional jangka panjang daripada melakukan serangan balasan terisolasi.
Kekuatan Angkatan Laut AS Menunjukkan Ketegangan saat Kapal Induk Mundur
USS Gerald Ford, kapal induk paling canggih dan mahal dalam armada AS, terpaksa mundur dari Timur Tengah setelah terjadi kebakaran di atas kapal, yang menyebabkan kapal tersebut menuju Kreta dan dikeluarkan dari operasi aktif.
Insiden tersebut, meskipun secara resmi digambarkan terbatas pada area non-tempur, telah menimbulkan pertanyaan yang lebih luas tentang kesiapan dan keandalan aset militer utama AS dalam skenario konflik berkepanjangan.
Lihat Juga :