Iran Siap Sikat 3.000 Pasukan Lintas Udara AS, Luncurkan Gelombang Serangan ke-79

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:25 WIB
loading...
Iran Siap Sikat 3.000...
Para penerjun payung yang ditugaskan di Batalyon ke-2, Divisi Lintas Udara ke-82 melakukan latihan tembak langsung di Fort Bragg, Carolina Utara, 28 Juli 2025. Foto/Spc Jayreliz Batista Prado/Angkatan Darat AS
A A A
TEHERAN - Iran mengeluarkan peringatan langsung kepada Divisi Lintas Udara ke-82 Amerika Serikat (AS) setelah muncul laporan Washington sedang bersiap mengerahkan sekitar 3.000 pasukan ke Timur Tengah. Peringatan tersebut secara eksplisit merujuk pada penarikan USS Gerald Ford dan USS Abraham Lincoln, yang digambarkan sebagai contoh aset militer AS yang terpaksa meninggalkan wilayah tersebut di bawah tekanan.

Menyertakan peringatan kepada unit elit AS tersebut, para pejabat Iran mengisyaratkan pengerahan pasukan baru tidak akan mengubah keseimbangan di lapangan, tetapi justru akan mengekspos pasukan Amerika tambahan pada konfrontasi langsung.

Divisi Lintas Udara ke-82 adalah salah satu unit respons cepat paling terkemuka militer AS, yang mampu dikerahkan di belakang garis musuh dan mengamankan posisi strategis seperti bandara dan pusat komunikasi.

Potensi pengerahan pasukan ini menunjukkan Washington sedang mempersiapkan skenario yang melampaui operasi udara dan laut.

Menurut pejabat AS yang dikutip dalam laporan media utama, Pentagon sedang mempertimbangkan misi yang dapat mencakup pengamanan infrastruktur utama, dengan Pulau Kharg Iran—salah satu terminal ekspor energi terpenting negara itu—sering disebut sebagai target potensial.

Iran Perluas Kampanye Rudal dengan Serangan Multi-Target


Di medan perang, Iran mengumumkan gelombang serangan rudal dan drone baru sebagai bagian dari kampanye yang sedang berlangsung, menandakan upaya militer yang berkelanjutan dan terkoordinasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved