AL Inggris Siap Pimpin Koalisi untuk Buka Lagi Selat Hormuz

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:00 WIB
loading...
AL Inggris Siap Pimpin...
Kapal perang Inggris HMS Albion di Tripoli, Libya. Foto/@MFetouri/x
A A A
LONDON - Angkatan Laut Kerajaan Inggris sedang bersiap mengambil peran utama dalam potensi operasi koalisi untuk membuka kembali Selat Hormuz. Rencana itu diungkap dalam laporan The Times pada hari Selasa (24/3/2026).

Laporan tersebut menyebutkan pejabat pertahanan Inggris sedang mempertimbangkan rencana mengerahkan kapal Angkatan Laut Kerajaan atau kapal komersial sewaan untuk berfungsi sebagai "kapal induk" bagi sistem otonom tanpa awak yang dirancang untuk mendeteksi dan menetralisir ranjau laut di jalur perairan strategis tersebut.

Inisiatif ini akan menjadi bagian dari upaya multinasional yang lebih luas yang melibatkan sekutu, termasuk AS dan Prancis, untuk memastikan jalur aman bagi pelayaran komersial melalui selat tersebut, salah satu jalur transit terpenting di dunia.

Para pejabat yang dikutip The Times mengatakan operasi tersebut dapat berlangsung dalam beberapa fase.

Tahap awal akan fokus pada perburuan ranjau menggunakan sistem otonom canggih yang diluncurkan dari kapal induk.

Fase kedua dapat melibatkan pengerahan kapal permukaan tanpa awak bersama dengan kapal perusak Tipe 45 Angkatan Laut Kerajaan, atau hanya kapal perusak, untuk melindungi kapal tanker yang melintasi area tersebut.

“Kami memiliki kemampuan terdepan di dunia dalam hal perburuan ranjau otonom, serta kemampuan kapal perusak yang fantastis dengan Type 45 kami, dan juga pengembangan konsep angkatan laut hibrida, yang memberi kami peluang untuk menghindari membahayakan orang demi mengamankan selat,” ungkap seorang pejabat.

Para pejabat pertahanan Inggris percaya ranjau laut telah ditanam di selat tersebut, meskipun masih ada “jalur yang jelas” karena kapal-kapal India, Pakistan, dan China terus melintasi jalur air tersebut.

Eskalasi regional di Timur Tengah terus berlanjut sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal berulang kali yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Selat Hormuz juga telah secara efektif dihambat sejak awal Maret. Sekitar 20 juta barel minyak biasanya melewati selat tersebut setiap hari, dan gangguan ini telah meningkatkan biaya pengiriman dan mendorong harga minyak global lebih tinggi.

Baca juga: Israel akan Duduki Lebanon Selatan, Hizbullah Bertekad Lawan Agresi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved