AL Inggris Siap Pimpin Koalisi untuk Buka Lagi Selat Hormuz
Rabu, 25 Maret 2026 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Para pejabat pertahanan Inggris percaya ranjau laut telah ditanam di selat tersebut, meskipun masih ada “jalur yang jelas” karena kapal-kapal India, Pakistan, dan China terus melintasi jalur air tersebut.
Eskalasi regional di Timur Tengah terus berlanjut sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal berulang kali yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Selat Hormuz juga telah secara efektif dihambat sejak awal Maret. Sekitar 20 juta barel minyak biasanya melewati selat tersebut setiap hari, dan gangguan ini telah meningkatkan biaya pengiriman dan mendorong harga minyak global lebih tinggi.
Baca juga: Israel akan Duduki Lebanon Selatan, Hizbullah Bertekad Lawan Agresi
Eskalasi regional di Timur Tengah terus berlanjut sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal berulang kali yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
Selat Hormuz juga telah secara efektif dihambat sejak awal Maret. Sekitar 20 juta barel minyak biasanya melewati selat tersebut setiap hari, dan gangguan ini telah meningkatkan biaya pengiriman dan mendorong harga minyak global lebih tinggi.
Baca juga: Israel akan Duduki Lebanon Selatan, Hizbullah Bertekad Lawan Agresi
(sya)
Lihat Juga :