Operasi Bendera Palsu Terbongkar: Rudal Patriot AS Meledak dan Lukai 32 Warga Bahrain, tapi Drone Iran yang Dituduh

Selasa, 24 Maret 2026 - 07:47 WIB
loading...
Operasi Bendera Palsu...
Rudal yang ditembakkan sistem pertahanan Patriot AS yang menyebabkan ledakan dahsyat di Bahrain, tapi drone Iran yang dituduh. Foto/John Hamilton/White Sands Missile Range Public Affairs
A A A
MANAMA - Ledakan dahsyat yang melukai 32 warga sipil di Bahrain awal bulan ini ternyata disebabkan oleh rudal yang ditembakkan sistem pertahanan Patriot Amerika Serikat (AS). Namun, saat itu, Komando Pusat (CENTCOM) Amerika menuduh insiden itu merupakan hasil dari serangan drone Iran.

Laporan dari Reuters, yang diterbitkan hari Senin, menepis tuduhan CENTCOM. Laporan tersebut mendukung klaim awal Iran tentang "false flag operations" atau "operasi bendera palsu" yang bertujuan untuk meningkatkan eskalasi.

Baca Juga: Kapal Induk Amerika USS Gerald R Ford Mundur dari Perang Iran, Balik ke Pangkalan Kreta

Menurut laporan tersebut, rudal pencegat yang ditembakkan dari sistem pertahanan udara Patriot AS telah menyebabkan ledakan pada 9 Maret di daerah Mahazza di pulau Sitra, Bahrain.

Ledakan tersebut melukai 32 warga sipil, termasuk anak-anak, di lingkungan perumahan dekat Manama. Pada saat itu, baik Bahrain maupun Amerika Serikat mengaitkan insiden tersebut dengan serangan pesawat tak berawak (drone) Iran.

CENTCOM kemudian menguatkan tuduhan itu. Namun pada akhirnya temuan menunjukkan sebaliknya.

Bahrain kemudian mengakui bahwa rudal dari sistem Patriot berperan dalam ledakan tersebut dan tidak memberikan bukti yang mendukung klaim sebelumnya bahwa drone Iran bertanggung jawab.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
Berita Terkini
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved