Kapal Induk Amerika USS Gerald R Ford Mundur dari Perang Iran, Balik ke Pangkalan Kreta

Selasa, 24 Maret 2026 - 05:39 WIB
loading...
Kapal Induk Amerika...
Kapal induk USS Gerald R Ford Amerika Serikat mundur dari operasi tempur melawan Iran. Kapal induk terbesar di dunia ini kembali ke pangkalan Angkatan Laut di Kreta. Foto/US Navy
A A A
TEHERAN - Kapal induk terbesar di dunia milik Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, mundur dari perang melawan Iran. Kapal bertenaga nuklir tersebut kembali ke pangkalan Angkatan Laut di Kreta pada hari Senin.

Meski jadi simbol kekuatan Angkatan Laut Amerika, USS Gerald R Ford sempat "terseok-seok" selama operasi tempur melawan Teheran. Kapal yang mengisi makanan, bahan bakar, dan amunisi di Teluk Souda pada bulan Februari tersebut dilanda kebakaran pada 12 Maret yang melukai dua awaknya.

Baca Juga: Sedang Perang, Tapi Trump Klaim AS Akan Kendalikan Selat Hormuz Bersama Iran

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran sejak 28 Februari setelah peningkatan besar-besaran kekuatan militer AS di Timur Tengah yang mencakup kapal induk USS Gerald R Ford dan kapal induk lainnya, USS Abraham Lincoln.

Kedua kapal tersebut—yang memiliki sayap udara yang terdiri dari puluhan pesawat—telah memainkan peran kunci dalam operasi melawan Iran, dan penarikan USS Gerlad R. Ford meninggalkan kekosongan bagi pasukan AS di wilayah tersebut.

“Menarik Ford dari medan perang untuk jangka waktu yang signifikan berarti berkurangnya dukungan AS untuk upaya perang,” kata Daniel Schneiderman, direktur program kebijakan global di Penn Washington, seperti dikutip dari AFP, Selasa (24/3/2026).

“Peran Ford dalam pertahanan Israel sangat signifikan,” lanjut dia, sambil mencatat bahwa jika beberapa kapal yang menyertainya—yang memiliki kemampuan pertahanan udara utama—tetap berada di dekat Israel, maka dampak operasional jangka pendek dari kepergiannya agak berkurang.

Kapal induk USS Gerald R. Ford telah berada di laut selama hampir sembilan bulan—penugasan yang telah membuatnya ikut serta dalam operasi AS di Karibia, di mana pasukan Washington telah melakukan serangan terhadap kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba, mencegat kapal tanker yang dikenai sanksi, dan menangkap pemimpin Venezuela Nicolas Maduro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Ngeri! Jendela Pesawat...
Ngeri! Jendela Pesawat Lepas, Lansia Nyaris Tersedot Keluar saat Penerbangan dari Yunani
Rekomendasi
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
28 Perguruan Tinggi...
28 Perguruan Tinggi Malaysia Buka Peluang Studi bagi Mahasiswa Indonesia
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Berita Terkini
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved