4 Alasan Trump Akhiri Perang Iran selama 5 Hari, Perundingan Berlangsung Konstruktif

Senin, 23 Maret 2026 - 20:10 WIB
loading...
A A A
“Seluruh Teluk Persia akan diblokir secara efektif, dan tanggung jawab atas hal ini akan berada di pihak yang mengancam,” tambahnya.

Peringatan ini muncul setelah militer Iran menyatakan akan menutup Selat Hormuz dan menyerang infrastruktur regional jika Presiden AS Donald Trump melaksanakan ancaman untuk mengebom pembangkit listriknya jika jalur air utama tersebut tidak dibuka kembali pada Senin malam.

4. Stabilitas Harga Minyak

Setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pembicaraan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran dapat mengakhiri perang.

Minyak mentah Brent, patokan minyak global, anjlok lebih dari 7% hingga diperdagangkan di bawah USD99 per barel, setelah sebelumnya naik hingga USD114 per barel. WTI, patokan AS, turun 8% menjadi USD90 per barel, sekitar USD10 di bawah harga perdagangan sebelumnya.

“Saya senang melaporkan bahwa Amerika Serikat, dan negara Iran, telah melakukan percakapan yang sangat baik dan produktif selama dua hari terakhir mengenai penyelesaian lengkap dan total permusuhan kita di Timur Tengah,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social, seraya mencatat bahwa pembicaraan akan berlanjut “sepanjang minggu ini.”

Trump menambahkan bahwa ia telah menginstruksikan Departemen Perang AS untuk menunda “semua” serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari, “tergantung pada keberhasilan pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung.”

Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan akan membalas serangan apa pun terhadap pembangkit listriknya dan juga akan menutup Selat Hormuz tanpa batas waktu. Komentar tersebut mendorong harga minyak naik pada hari Minggu, dengan kenaikan berlanjut hingga Senin sebelum perkembangan terbaru.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved