Iran Sudah Luncurkan 400 Rudal, Kota-kota Porak Poranda dan 4.564 Warga Israel Terluka
Senin, 23 Maret 2026 - 07:20 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Kementerian Kesehatan Israel mengatakan pada hari Minggu bahwa 4.564 orang telah terluka dalam serangan balasan Iran sejak dimulainya perang AS-Israel terhadap Iran, pada 28 Februari.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan 124 orang masih dirawat di rumah sakit, termasuk satu orang dalam kondisi kritis dan 13 orang dalam kondisi serius.
Kementerian mengatakan 303 orang terluka dan dirawat di rumah sakit dalam 24 jam terakhir, termasuk delapan orang dalam kondisi serius.
Rentetan rudal Iran menghantam Arad dan Dimona di Israel selatan pada hari Sabtu, menyebabkan korban luka.
Eskalasi regional terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, yang telah menewaskan lebih dari 1.300 orang sejauh ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung "aset militer AS," menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan 124 orang masih dirawat di rumah sakit, termasuk satu orang dalam kondisi kritis dan 13 orang dalam kondisi serius.
Kementerian mengatakan 303 orang terluka dan dirawat di rumah sakit dalam 24 jam terakhir, termasuk delapan orang dalam kondisi serius.
Rentetan rudal Iran menghantam Arad dan Dimona di Israel selatan pada hari Sabtu, menyebabkan korban luka.
Eskalasi regional terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, yang telah menewaskan lebih dari 1.300 orang sejauh ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung "aset militer AS," menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.
(ahm)
Lihat Juga :