Jepang Mungkin Gabung Misi Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:15 WIB
loading...
Jepang Mungkin Gabung...
Kapal perang Jepang, JS Maya. Foto/seaforces.org
A A A
TOKYO - Jepang mungkin akan berpartisipasi dalam operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz setelah permusuhan berakhir. Pernyataan itu diungkap Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi pada hari Minggu (22/3/2026).

"Teknologi pembersihan ranjau Jepang adalah salah satu yang terbaik di dunia, jadi – meskipun ini masih bersifat hipotetis – jika gencatan senjata tercapai dan ranjau menjadi penghalang, kita dapat mengeksplorasi opsi itu," kata Motegi kepada Fuji Television.

Pengerahan Pasukan Bela Diri Jepang akan sangat menantang karena kendala konstitusional dan hukum di tengah konflik yang sedang berlangsung, kata menteri tersebut.

Selama KTT Jepang-AS, pihak Jepang telah memberi tahu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tentang batasan hukum ini, menekankan Tokyo harus beroperasi secara ketat sesuai hukum, tambahnya.

Pada hari Kamis, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan Jepang, yang bergantung pada Timur Tengah untuk lebih dari 90% minyaknya, memiliki kepentingan yang kuat dalam memastikan transit kapal tanker yang aman melalui Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Influencer Andrew-Tristan...
Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Rekomendasi
Dosen UGM Kena Doxing...
Dosen UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU, Dody Hanggodo Bersumpah Tak Tahu
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Berita Terkini
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved