Ini 5 Kecanggihan Dancing Missile yang Guncang Israel dan Negara-negara Arab
Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:22 WIB
loading...
A
A
A
Rudal balistik juga turun dengan kecepatan sangat tinggi saat memasuki kembali atmosfer, seringkali lebih cepat dari lima kali kecepatan suara. Hal ini hanya memberi sistem pertahanan waktu reaksi yang singkat.
Ketika beberapa rudal diluncurkan bersamaan, tantangannya menjadi lebih besar karena sistem pertahanan harus melacak dan mencegat beberapa target yang bergerak cepat secara bersamaan.
Rudal yang lebih tua, seperti sistem bahan bakar cair sebelumnya, membutuhkan waktu untuk diisi bahan bakar sebelum diluncurkan. Rudal bahan bakar padat sudah diisi bahan bakar di dalam motor roket, memungkinkan peluncurannya dengan cepat dan persiapan yang minim.
Hal ini mengurangi waktu peringatan yang tersedia bagi sistem pengawasan musuh dan mempersulit serangan pendahuluan terhadap lokasi peluncuran.
Iran mulai mengerjakan program rudal ini pada akhir tahun 1990-an sebagai bagian dari upaya modernisasi kemampuan serangan jarak jauhnya.
Ketika beberapa rudal diluncurkan bersamaan, tantangannya menjadi lebih besar karena sistem pertahanan harus melacak dan mencegat beberapa target yang bergerak cepat secara bersamaan.
4. Menggunakan Bahan Bakar Padat
Faktor lain yang membuat Sejjil sulit dihentikan adalah sistem propulsi bahan bakar padatnya.Rudal yang lebih tua, seperti sistem bahan bakar cair sebelumnya, membutuhkan waktu untuk diisi bahan bakar sebelum diluncurkan. Rudal bahan bakar padat sudah diisi bahan bakar di dalam motor roket, memungkinkan peluncurannya dengan cepat dan persiapan yang minim.
Hal ini mengurangi waktu peringatan yang tersedia bagi sistem pengawasan musuh dan mempersulit serangan pendahuluan terhadap lokasi peluncuran.
4. Panjangnya Capai 18 Meter
Sejjil adalah rudal balistik jarak menengah dua tahap berbahan bakar padat yang dikembangkan oleh Iran. Panjangnya sekitar 18 meter, diameternya sekitar 1,25 meter, dan beratnya sekitar 23.600 kilogram.Iran mulai mengerjakan program rudal ini pada akhir tahun 1990-an sebagai bagian dari upaya modernisasi kemampuan serangan jarak jauhnya.
Lihat Juga :