AI Ubah Cara Perang Iran Melawan Israel dan AS, Ini 5 Faktanya

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:15 WIB
loading...
A A A

5. Bisa Memicu Kesalahan

Pakar AI independen Naim Zamani mengidentifikasi apa yang dilihatnya sebagai masalah mendasar.

"Sistem tersebut dapat merekomendasikan tindakan yang tidak dapat dipahami oleh manusia, dan tindakan ini dapat dieksekusi tanpa tinjauan yang memadai, meningkatkan kemungkinan kesalahan dan merusak kepatuhan terhadap kewajiban etika dan hukum internasional. AI bukan hanya alat. AI telah menjadi bagian dari medan perang itu sendiri."

Taruhan hukumnya sangat signifikan. Hukum humaniter internasional mengharuskan para kombatan untuk membedakan antara target sipil dan militer setiap saat. Ketika perbedaan itu dibuat oleh algoritma, pertanyaan tentang akuntabilitas menjadi sangat penting.

Serangan mematikan terhadap sebuah sekolah perempuan di Iran - yang menewaskan sedikitnya 175 orang - dalam beberapa jam pertama perang AS-Israel menyoroti konsekuensi serius dari keputusan-keputusan ini. Sekolah tersebut dilaporkan telah salah diidentifikasi sebagai situs militer, meskipun tidak jelas apakah intelijen yang sudah usang atau pengambilan keputusan AI terlibat.

"Kesalahan apa pun dalam klasifikasi target dapat menyebabkan bencana kemanusiaan," kata Rahmati. "Ini harus menjadi bagian dari penilaian strategis apa pun sebelum sepenuhnya bergantung pada AI dalam operasi militer."

Mahdi lebih lugas. “Algoritma dapat salah mengklasifikasikan target, menyebabkan instalasi sipil diserang seolah-olah itu adalah sasaran militer. AI bukanlah alat yang netral. Ia memiliki dampak langsung pada hasil perang dan pada keputusan para komandan."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved