Pemerintah Provinsi Yerusalem Kutuk Israel Tutup Masjid Al-Aqsa saat Hari Raya Idulfitri

Jum'at, 20 Maret 2026 - 16:30 WIB
loading...
Pemerintah Provinsi...
Pemandangan Masjid Al-Aqsa saat otoritas Israel menutup situs tersebut selama 19 hari, pada 18 Maret 2026. Foto/anadolu
A A A
YERUSALEM - Pemerintah Provinsi Yerusalem mengutuk penutupan berkelanjutan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur oleh Israel. Penutupan itu mencegah warga Palestina melaksanakan salat Idulfitri di kompleks masjid tersebut.

Dalam pernyataan, pemerintah provinsi menggambarkan penutupan berkelanjutan situs suci umat Muslim tersebut sebagai "eskalasi yang berbahaya dan belum pernah terjadi sebelumnya serta pelanggaran terang-terangan terhadap kebebasan beribadah dan status quo hukum dan sejarah yang ada di Kota Suci".

Penutupan Masjid Al-Aqsa telah dilakukan Israel sejak awal Ramadan sehingga warga Palestina tidak bisa melaksanakan salat Tarawih di masjid tersebut.

Sementara itu, serangan Iran ke Israel semakin gencar. Militer Israel mengatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran beberapa saat yang lalu, dan sistem pertahanan udara beroperasi untuk "mencegat ancaman tersebut".

Pesan peringatan telah dikirim kepada masyarakat melalui telepon seluler, kata militer.

"Masuklah ke ruang yang dilindungi setelah menerima peringatan dan tetaplah di dalamnya sampai ada pengumuman baru. Keluar dari ruang yang dilindungi hanya akan diizinkan setelah menerima arahan yang jelas," ungkap militer.

Baca juga: Iran Klaim Tembak Pesawat Tempur Siluman F-35 AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Gagal Hadapi Operasi Badai al-Aqsa 7 Oktober
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved