Perang Memanas, Trump Ancam Ledakkan Ladang Gas Terbesar di Dunia

Jum'at, 20 Maret 2026 - 09:28 WIB
loading...
Perang Memanas, Trump...
Presiden AS Donald Trump. Foto/irna
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akan "meledakkan secara besar-besaran" ladang gas South Pars – yang terbesar di dunia – jika Iran terus menyerang fasilitas energi Qatar. Ancaman itu diungkap Presiden Donald Trump.

Israel melancarkan serangan pada hari Rabu terhadap fasilitas Iran di ladang gas South Pars di Teluk, yang dimiliki bersama dengan Qatar.

South Pars membentang hampir 10.000 km persegi dan menyimpan sekitar 1.800 triliun kaki kubik gas.

Sebagai tanggapan, Iran menyerang fasilitas LNG Qatar dan mengancam serangan balasan terhadap infrastruktur energi utama di seluruh wilayah Teluk.

Beberapa media melaporkan serangan Israel terhadap South Pars telah dikoordinasikan dengan pejabat Amerika, dengan satu sumber kepada Jerusalem Post menyatakan AS lebih menerima serangan terhadap infrastruktur gas daripada fasilitas minyak.

Namun, Trump menolak laporan tersebut dalam unggahan Truth Social pada hari Rabu, dengan mengklaim, "Amerika Serikat tidak mengetahui apa pun tentang serangan khusus ini, dan negara Qatar sama sekali tidak terlibat di dalamnya."

Ia mengakui Iran tidak menyadari fakta ini, yang menyebabkan serangan Teheran terhadap fasilitas LNG Qatar.

Trump kemudian berjanji “TIDAK AKAN ADA LAGI SERANGAN YANG DILAKUKAN OLEH ISRAEL” terhadap “Ladang South Pars yang sangat penting dan berharga.”

Namun, ia memperingatkan Teheran jika mereka menyerang Qatar, AS – dengan atau tanpa Israel – “akan meledakkan seluruh Ladang Gas South Pars secara besar-besaran dengan kekuatan dan daya yang belum pernah dilihat atau disaksikan Iran sebelumnya.”

Sementara itu, menurut Reuters, AS berencana mengirim ribuan pasukan tambahan ke Timur Tengah, yang dapat digunakan untuk mengamankan Selat Hormuz dengan menduduki sebagian pantai Iran, atau mendarat di Pulau Kharg Iran, pusat 90% ekspor minyak nasional.

Setelah serangan Israel di South Pars, Iran mengirimkan surat kepada PBB yang isinya memprotes keputusan Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab untuk "menyediakan wilayah mereka untuk serangan Amerika Serikat terhadap negara kami."

Baca juga: Iran Klaim Tembak Pesawat Tempur Siluman F-35 AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved