Israel Serang Fasilitas Gas South Pars Iran, Pasokan ke Irak Terhenti

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:38 WIB
loading...
Israel Serang Fasilitas...
Israel menyerang fasilitas gas Gas South Pars Iran. Foto/educationpost
A A A
BAGHDAD - Kementerian Listrik Irak mengatakan aliran gas Iran telah terhenti menyusul perkembangan di wilayah tersebut. Kondisi ini secara signifikan mengurangi pasokan untuk pembangkit listrik dan menyebabkan sekitar 3.100 megawatt tidak dapat beroperasi.

Gangguan tersebut terjadi setelah media Iran melaporkan beberapa fasilitas yang terkait dengan ladang gas South Pars di zona energi Assaluyeh di pantai selatan Teluk Iran menjadi sasaran serangan rudal pada hari Rabu.

Iran memiliki 43 ladang gas, dengan South Pars sebagai yang paling signifikan. Ini adalah ladang gas alam terbesar di dunia, dan dibagi dengan Qatar, di mana dikenal sebagai Ladang Utara.

Perkembangan ini terjadi di tengah kekhawatiran global bahwa infrastruktur energi Iran dapat menjadi sasaran serangan AS atau Israel selama perang, yang sekarang memasuki minggu ketiga, berpotensi menyebabkan kerusakan ekonomi dan lingkungan yang besar di seluruh wilayah.

Kantor Berita Irak (INA) mengutip juru bicara Kementerian Kelistrikan, Ahmad Moussa, yang mengatakan, “Akibat perkembangan di kawasan tersebut, aliran gas Iran ke Irak terhenti sepenuhnya sekitar satu jam yang lalu, menyebabkan sekitar 3.100 megawatt listrik tidak dapat beroperasi.”

Moussa mengatakan pihak berwenang telah mengarahkan peningkatan koordinasi dengan Kementerian Perminyakan untuk mengkompensasi hilangnya gas tersebut menggunakan bahan bakar alternatif dan pasokan gas domestik.

“Hilangnya 3.100 megawatt tentu akan memengaruhi sistem tenaga listrik. Kami telah mempersiapkan diri dengan baik untuk memastikan stasiun-stasiun kami siap menjelang puncak permintaan (musim panas),” tambahnya.

Irak sangat bergantung pada gas Iran untuk mengoperasikan pembangkit listrik, terutama di selatan, sehingga negara tersebut rentan terhadap gangguan pasokan.

Iran memasok Irak dengan 50 juta meter kubik gas per hari, yang mencakup sekitar sepertiga kebutuhan negara dan menghasilkan 6.000 megawatt listrik setiap hari.

Amerika Serikat dan Israel terus melancarkan serangan gabungan terhadap Iran sejak 28 Februari, yang hingga kini telah menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk mantan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.

Baca juga: Qatar Peringatkan Iran telah Langgar Garis Merah, Serukan De-eskalasi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!
Rekomendasi
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved