Siapa Ali Larijani? Pemimpin Dewan Keamanan Iran yang Dikenal sebagai Filsuf dan Ahli Strategi

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:40 WIB
loading...
Siapa Ali Larijani?...
Ali Larijanji dikenal sebagai filusif dan ahli strategi. Foto/X/@alilarijani_ir
A A A
TEHERAN - Ali Larijani, seorang negarawan, filsuf, dan ahli strategi politik berpengalaman dari Republik Islam Iran , gugur sebagai martir pada Senin malam dalam aksi agresi Amerika-Israel.

Kabar tersebut diumumkan pada Selasa malam oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC), yang dipimpinnya sejak Agustus tahun lalu.

Putranya yang masih muda, Mortaza Larijani, wakil SNSC untuk keamanan, Alireza Bayat, dan sejumlah pengawal mereka juga gugur dalam serangan yang sama, yang terjadi 18 hari setelah AS dan rezim Israel melancarkan agresi tanpa provokasi terhadap Republik Islam.

Siapa Ali Larijani? Pemimpin Dewan Keamanan Iran yang Dikenal sebagai Filuf dan Ahli Strategi

1. Bercita-cita Mati Syahid

Melansir Press TV, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC) menggambarkan kemartiran sebagai "impian lama" Larijani, yang tercapai setelah perjuangan seumur hidup yang bertujuan untuk kemajuan negara dan Revolusi Islamnya.

Kepemimpinan keamanannya selama perang agresi Israel-Amerika yang sedang berlangsung terhadap Republik Islam dipuji secara luas dan memainkan peran kunci dalam menimbulkan kerugian militer dan ekonomi yang besar pada musuh.

Para pejabat tinggi Iran, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf, dan Kepala Kehakiman Mohseni Ejei, menyampaikan belasungkawa atas kemartiran Dr. Larijani dan bersumpah untuk membalaskan darahnya.

2. Memimpin Dewan Keamanan Iran selama 2 Dekade

Ali Larijani, salah satu tokoh paling berpengalaman dalam lembaga politik dan keamanan Republik Islam, diangkat sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) pada Agustus 2025, peran yang pernah dipegangnya hampir dua dekade lalu.

Dekret pengangkatan oleh Presiden Masoud Pezeshkian menekankan peran Larijani dalam "pengawasan yang bijaksana dan tepat," mendorong sinergi antar lembaga, dan memantau ancaman teknologi yang muncul sambil mengadopsi "pendekatan cerdas yang berpusat pada manusia."

Larijani menggantikan Jenderal Ali Akbar Ahmadian, yang telah memegang jabatan tersebut sejak 2023, dalam perombakan besar dan penting setelah agresi Israel-Amerika selama 12 hari terhadap Iran.

Ia lahir pada tahun 1958 di kota suci Najaf, Irak, dari orang tua Iran dari keluarga religius terkemuka. Ayahnya, Ayatollah Mirza Hashem Amoli, adalah seorang ulama terkemuka yang pindah ke Najaf pada tahun 1931 karena penganiayaan oleh diktator Pahlavi Reza Shah tetapi kembali ke Iran pada tahun 1961 ketika Larijani berusia tiga tahun.


3. Disertasinya Membahas Immanuel Kant

Perjalanan akademiknya mencerminkan kedalaman intelektual dan orientasi filosofisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Berita Terkini
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved