Trump Dicueki, 11 Sekutu AS Menolak Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:12 WIB
loading...
Trump Dicueki, 11 Sekutu...
Sebanyak 11 negara sekutu AS menolak permintaan Presiden Donald Trump untuk mengirim kapal perang ke Selat Hormuz. Foto/Fox News
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meminta bantuan kepada sekutu-sekutu Washington mengirim kapal perang untuk membuka blokade Iran di Selat Hormuz agar kapal-kapal tanker minyak bisa melintas. Trump bahkan mengancam sekutu NATO, dengan menyatakan mereka akan menghadapi masa depan yang buruk jika menolak permintaannya.

Alih-alih gentar, sekutu-sekutu Amerika memilih mengabaikan ancaman Trump dengan tetap menolak intervensi militer di Selat Hormuz.

Baca Juga: Aneh! AS-Israel Klaim Telah Hancurkan Kemampuan Rudal Iran, tapi Teheran Terus Tembakkan Misil

Pada hari Senin, Trump mengulangi seruannya kepada negara-negara sekutu untuk membantu membuka kembali lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz. Dia mengeklaim beberapa negara—tanpa merinci detail—siap membantu, sementara yang lain tidak antusias.

Dalam unggahan di Truth Social akhir pekan lalu, dia berharap China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara-negara lain akan mengirimkan kapal perang untuk membantu melindungi jalur sempit dan vital yang dilalui sekitar seperlima minyak global tersebut.

Selat Hormuz sebagian besar telah ditutup sejak perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari, dan beberapa kapal yang mencoba menyeberanginya telah diserang pasukan Iran. Teheran telah memperingatkan bahwa kapal-kapal dari negara yang berpihak pada musuh dalam konflik tersebut tidak akan diizinkan melintas.

Kemampuan Iran untuk memutus lalu lintas melalui selat tersebut telah muncul sebagai ancaman besar bagi perekonomian global.

11 Sekutu AS Menolak Mengirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

1. Jerman

Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menolak seruan Trump untuk mengerahkan kapal perang guna mengamankan Selat Hormuz.

Berbicara di sela-sela pertemuan Brussels, Wadephul mengatakan dia tidak percaya NATO dapat bertanggung jawab atas jalur air tersebut, menambahkan bahwa jika aliansi tersebut memiliki yurisdiksi dalam masalah ini, badan-badannya akan memeriksanya melalui prosedur yang sesuai.

Di Berlin, juru bicara Kanselir Jerman Friedrich Merz, Stefan Kornelius, mengatakan konflik tersebut tidak ada hubungannya dengan NATO.

"NATO adalah aliansi untuk pertahanan wilayah dan mandat untuk mengerahkan NATO tidak ada dalam situasi saat ini," kata Kornelius.

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan tidak akan ada "partisipasi militer" dari negaranya, tetapi menambahkan bahwa Berlin siap mendukung upaya diplomatik untuk memastikan jalur aman melalui Selat Hormuz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved