Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Selasa, 17 Maret 2026 - 10:20 WIB
loading...
A
A
A
Fitrat mengatakan tim penyelamat sedang berupaya mengendalikan kobaran api dan mengevakuasi jenazah. Stasiun televisi lokal juga mem-posting video di X yang menunjukkan pasukan keamanan menggunakan senter saat mereka mengevakuasi korban sementara petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api di antara reruntuhan bangunan.
Juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabiullah Mujahid, mengutuk serangan tersebut. Dalam sebuah unggahan di X, dia menuduh Pakistan "menargetkan rumah sakit dan lokasi sipil untuk melakukan kekejaman". Dia juga mengatakan bahwa mereka yang tewas dan terluka dalam serangan itu adalah pasien di rumah sakit tersebut.
"Kami mengutuk keras kejahatan ini dan menganggap tindakan tersebut bertentangan dengan semua prinsip yang diterima dan merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan," tulisnya.
Juru bicara Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Mosharraf Zaidi, menolak tuduhan Kabul sebagai tidak berdasar, dengan mengatakan tidak ada rumah sakit yang menjadi sasaran di Kabul.
Dalam sebuah unggahan di X sebelum pejabat Afghanistan mengungkapkan jumlah korban tewas, Kementerian Informasi Pakistan mengatakan: "Serangan itu secara tepat menargetkan instalasi militer dan infrastruktur pendukung teroris, termasuk penyimpanan peralatan teknis dan penyimpanan amunisi Taliban Afghanistan dan militan Pakistan yang berbasis di Afghanistan di Kabul dan Nangarhar."
Menurut kementerian itu, fasilitas-fasilitas tersebut telah digunakan untuk melawan warga sipil Pakistan yang tidak bersalah.
Juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabiullah Mujahid, mengutuk serangan tersebut. Dalam sebuah unggahan di X, dia menuduh Pakistan "menargetkan rumah sakit dan lokasi sipil untuk melakukan kekejaman". Dia juga mengatakan bahwa mereka yang tewas dan terluka dalam serangan itu adalah pasien di rumah sakit tersebut.
"Kami mengutuk keras kejahatan ini dan menganggap tindakan tersebut bertentangan dengan semua prinsip yang diterima dan merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan," tulisnya.
Reaksi Pakistan
Juru bicara Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Mosharraf Zaidi, menolak tuduhan Kabul sebagai tidak berdasar, dengan mengatakan tidak ada rumah sakit yang menjadi sasaran di Kabul.
Dalam sebuah unggahan di X sebelum pejabat Afghanistan mengungkapkan jumlah korban tewas, Kementerian Informasi Pakistan mengatakan: "Serangan itu secara tepat menargetkan instalasi militer dan infrastruktur pendukung teroris, termasuk penyimpanan peralatan teknis dan penyimpanan amunisi Taliban Afghanistan dan militan Pakistan yang berbasis di Afghanistan di Kabul dan Nangarhar."
Menurut kementerian itu, fasilitas-fasilitas tersebut telah digunakan untuk melawan warga sipil Pakistan yang tidak bersalah.
Lihat Juga :