Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:20 WIB
loading...
A A A
Lebih lanjut, kementerian tersebut menyatakan bahwa penargetan Pakistan tepat dan dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan tidak ada kerusakan tambahan yang ditimbulkan.

Kementerian itu mengatakan klaim Mujahid "palsu dan menyesatkan" dan bertujuan untuk membangkitkan sentimen dan menutupi apa yang digambarkan sebagai "dukungan tidak sah untuk terorisme lintas batas".

Serangan di Kabul


Serangan terbaru terjadi beberapa jam setelah pejabat Afghanistan mengatakan kedua pihak saling baku tembak di sepanjang perbatasan bersama mereka, menewaskan empat orang di Afghanistan.

Konflik yang sedang berlangsung antara kedua negara tetangga di Asia Selatan itu kembali pecah bulan lalu setelah Afghanistan melancarkan serangan lintas batas sebagai tanggapan terhadap serangan udara Pakistan di dalam Afghanistan yang menurut Kabul menewaskan warga sipil. Bentrokan tersebut mengganggu gencatan senjata yang ditengahi oleh Qatar pada bulan Oktober setelah pertempuran sebelumnya menewaskan puluhan tentara, warga sipil, dan tersangka militan.

Pemerintah Pakistan menuduh Afghanistan menyediakan tempat perlindungan bagi Taliban Pakistan, yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat, serta bagi kelompok separatis Baloch yang dilarang dan militan lainnya yang sering menargetkan pasukan keamanan Pakistan dan warga sipil di seluruh negeri. Kabul membantah tuduhan tersebut.

Namun, Pakistan telah menyatakan bahwa mereka berada dalam "perang terbuka" dengan Afghanistan. Pada hari Minggu, Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar mengatakan militer telah membunuh 684 pasukan Taliban Afghanistan, sebuah klaim yang ditolak oleh Afghanistan, yang mengatakan korban jiwa jauh lebih rendah. Kementerian Pertahanan Afghanistan dan pejabat lainnya mengatakan Afghanistan telah membunuh lebih dari 100 tentara Pakistan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved