Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Ungkap Ayatollah Khamenei Dibunuh AS-Israel saat Tadarus Al-Qur'an
Senin, 16 Maret 2026 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
“Saya mendapat kehormatan melihat jenazahnya setelah kemartirannya,” kata Mojataba tentang ayahnya. “Apa yang saya lihat adalah gunung keteguhan hati, dan saya diberitahu bahwa kepalan tangannya yang utuh telah terkepal.”
Mojtaba meyakinkan rakyatnya bahwa Iran akan membalas dendam atas semua orang yang tewas dalam serangan tersebut.
“Saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan menahan diri untuk membalas darah para martir Anda. Pembalasan yang kami maksudkan tidak hanya terbatas pada kemartiran pemimpin besar revolusi; melainkan, setiap anggota bangsa yang menjadi martir oleh musuh merupakan kasus terpisah dalam berkas pembalasan,” katanya.
Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa kematian anak-anak sekolah dasar putri di Minab juga akan dipertanggungjawabkan.
“Sebagian kecil dari pembalasan ini telah terwujud, tetapi sampai sepenuhnya tercapai, berkas ini akan tetap terbuka di atas kasus-kasus lain. Kami akan sangat peka terhadap darah anak-anak kami. Oleh karena itu, kejahatan yang sengaja dilakukan musuh terhadap sekolah Shajareh-Tayyebeh di Minab, dan beberapa kasus serupa, memiliki status khusus dalam proses pertanggungjawaban ini," imbuh dia.
Mojtaba meyakinkan rakyatnya bahwa Iran akan membalas dendam atas semua orang yang tewas dalam serangan tersebut.
“Saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan menahan diri untuk membalas darah para martir Anda. Pembalasan yang kami maksudkan tidak hanya terbatas pada kemartiran pemimpin besar revolusi; melainkan, setiap anggota bangsa yang menjadi martir oleh musuh merupakan kasus terpisah dalam berkas pembalasan,” katanya.
Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa kematian anak-anak sekolah dasar putri di Minab juga akan dipertanggungjawabkan.
“Sebagian kecil dari pembalasan ini telah terwujud, tetapi sampai sepenuhnya tercapai, berkas ini akan tetap terbuka di atas kasus-kasus lain. Kami akan sangat peka terhadap darah anak-anak kami. Oleh karena itu, kejahatan yang sengaja dilakukan musuh terhadap sekolah Shajareh-Tayyebeh di Minab, dan beberapa kasus serupa, memiliki status khusus dalam proses pertanggungjawaban ini," imbuh dia.
Lihat Juga :