Israel Ingin Lanjutkan Perang 3 Minggu Lagi, Iran Justru Menolak Akhiri Konflik
Senin, 16 Maret 2026 - 06:13 WIB
loading...
A
A
A
“Pada bulan Juni, mereka memahami bahwa itu adalah kampanye terbatas di Iran, jadi mereka tidak menyerang. Sekarang setelah semuanya terungkap, mereka ikut serta,” kata Defrin.
Ketegangan meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Sementara itu, Iran mengisyaratkan bahwa mereka tidak akan mengakhiri perang sampai pasukan AS keluar dari wilayah Teluk Persia. Tekad Teheran ini disampaikan anggota dewan penasihat pemimpin tertinggi Iran, Mohsen Rezaee.
Rezaee, yang merupakan pensiunan mayor jenderal dan mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), menambahkan bahwa Teheran juga akan meminta ganti rugi penuh atas kerusakan yang terjadi dan jaminan keamanan yang kuat dari Washington.
“Kehadiran pasukan AS di Teluk Persia telah menjadi faktor utama penyebab ketidakamanan selama 50 tahun terakhir," katanya dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi SNN Iran.
Ketegangan meningkat sejak Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran Menolak Akhiri Perang
Sementara itu, Iran mengisyaratkan bahwa mereka tidak akan mengakhiri perang sampai pasukan AS keluar dari wilayah Teluk Persia. Tekad Teheran ini disampaikan anggota dewan penasihat pemimpin tertinggi Iran, Mohsen Rezaee.
Rezaee, yang merupakan pensiunan mayor jenderal dan mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), menambahkan bahwa Teheran juga akan meminta ganti rugi penuh atas kerusakan yang terjadi dan jaminan keamanan yang kuat dari Washington.
“Kehadiran pasukan AS di Teluk Persia telah menjadi faktor utama penyebab ketidakamanan selama 50 tahun terakhir," katanya dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi SNN Iran.
Lihat Juga :