Israel Ingin Lanjutkan Perang 3 Minggu Lagi, Iran Justru Menolak Akhiri Konflik
Senin, 16 Maret 2026 - 06:13 WIB
loading...
A
A
A
"Mustahil untuk menjamin keamanan di sana kecuali Amerika Serikat menarik diri dari kawasan tersebut, dan negara-negara regional, khususnya Iran dan Oman, mengambil kendali atas Selat Hormuz,” lanjut Rezaee.
"Akhir perang juga ada di tangan kami," imbuh Rezaee.
Menurut Rezaee, Republik Islam Iran telah berhasil "menghancurkan prestise Amerika", dan pada akhirnya akan muncul dari konflik yang sedang berlangsung sebagai kekuatan dengan "kedudukan yang lebih besar di kawasan ini".
Dalam sebuah unggahan di X pada Rabu pekan lalu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menulis, "Satu-satunya cara untuk mengakhiri perang ini... adalah dengan mengakui hak-hak sah Iran, pembayaran ganti rugi, dan jaminan [internasional] yang tegas menentang agresi di masa depan."
Keesokan harinya, media Iran merilis pidato publik pertama pemimpin tertinggi yang baru diangkat, Mojtaba Khamenei, di mana dia juga bersumpah untuk menuntut ganti rugi dari musuh.
"Akhir perang juga ada di tangan kami," imbuh Rezaee.
Menurut Rezaee, Republik Islam Iran telah berhasil "menghancurkan prestise Amerika", dan pada akhirnya akan muncul dari konflik yang sedang berlangsung sebagai kekuatan dengan "kedudukan yang lebih besar di kawasan ini".
Dalam sebuah unggahan di X pada Rabu pekan lalu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menulis, "Satu-satunya cara untuk mengakhiri perang ini... adalah dengan mengakui hak-hak sah Iran, pembayaran ganti rugi, dan jaminan [internasional] yang tegas menentang agresi di masa depan."
Keesokan harinya, media Iran merilis pidato publik pertama pemimpin tertinggi yang baru diangkat, Mojtaba Khamenei, di mana dia juga bersumpah untuk menuntut ganti rugi dari musuh.
(mas)
Lihat Juga :