Dalam 24 Jam Terakhir, 108 Warga Israel Terluka Akibat Serangan Iran
Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WIB
loading...
Dalam 24 jam terakhir, 108 warga Israel terluka akibat serangan Iran. Foto/Times of Israel
A
A
A
TEHERAN - Kementerian Kesehatan Israel melaporkan bahwa dalam 24 jam terakhir, 108 orang yang terluka telah dibawa ke rumah sakit akibat konflik dengan Iran.
Di antara mereka yang dirawat di rumah sakit, dua orang dalam kondisi sedang, dan 96 orang dalam kondisi baik.
Sembilan orang telah dirawat karena kecemasan.
Melansir Times of Israel, Kementerian Kesehatan Israel tidak memberikan rincian penyebab cedera, dan beberapa mungkin diderita oleh orang-orang yang mencoba mencapai tempat berlindung daripada sebagai akibat langsung dari tembakan rudal dari Iran atau tembakan roket dari Lebanon.
Kementerian juga menyatakan bahwa sejak awal perang dengan Iran pada 28 Februari, 3.195 orang telah dirawat di rumah sakit, 81 di antaranya saat ini masih dirawat. Jumlah ini termasuk warga sipil dan tentara.
Di antara mereka yang dirawat di rumah sakit, satu orang dalam kondisi kritis, sembilan orang dalam kondisi serius, sepuluh orang dalam kondisi sedang, dan 60 orang dalam kondisi baik.
Sebelumnya, dua orang mengalami luka ringan di Holon, Israel tengah, menyusul serangan rudal balistik Iran terbaru. Layanan ambulans Magen David Adom mengungkapkan cedera tersebut disebabkan oleh benturan di area tersebut, kemungkinan akibat pecahan yang jatuh setelah pencegatan. IDF mengatakan sedang menyelidiki keadaan tersebut.
Magen David Adom mengatakan seorang pria berusia 80-an sedang menerima perawatan medis di tempat kejadian karena cedera ringan akibat pecahan kaca, dan seorang wanita, juga berusia 80-an, sedang dirawat karena gejala menghirup asap.
Beberapa orang lainnya sedang dirawat karena syok, tambah MDA.
Kemudian, stasiun televisi Channel 12 Israel mengatakan telah terjadi "ledakan keras" di bagian tengah negara itu saat sirene serangan udara berbunyi di seluruh wilayah karena serangan rudal dari Iran.
Dikatakan ada laporan tentang puing-puing yang jatuh di Israel tengah dan bahwa layanan ambulans Israel merawat empat orang yang terluka saat menuju ke tempat perlindungan.
Komando Garda Depan Israel mengatakan insiden itu telah berakhir.
Di antara mereka yang dirawat di rumah sakit, dua orang dalam kondisi sedang, dan 96 orang dalam kondisi baik.
Sembilan orang telah dirawat karena kecemasan.
Melansir Times of Israel, Kementerian Kesehatan Israel tidak memberikan rincian penyebab cedera, dan beberapa mungkin diderita oleh orang-orang yang mencoba mencapai tempat berlindung daripada sebagai akibat langsung dari tembakan rudal dari Iran atau tembakan roket dari Lebanon.
Kementerian juga menyatakan bahwa sejak awal perang dengan Iran pada 28 Februari, 3.195 orang telah dirawat di rumah sakit, 81 di antaranya saat ini masih dirawat. Jumlah ini termasuk warga sipil dan tentara.
Di antara mereka yang dirawat di rumah sakit, satu orang dalam kondisi kritis, sembilan orang dalam kondisi serius, sepuluh orang dalam kondisi sedang, dan 60 orang dalam kondisi baik.
Sebelumnya, dua orang mengalami luka ringan di Holon, Israel tengah, menyusul serangan rudal balistik Iran terbaru. Layanan ambulans Magen David Adom mengungkapkan cedera tersebut disebabkan oleh benturan di area tersebut, kemungkinan akibat pecahan yang jatuh setelah pencegatan. IDF mengatakan sedang menyelidiki keadaan tersebut.
Magen David Adom mengatakan seorang pria berusia 80-an sedang menerima perawatan medis di tempat kejadian karena cedera ringan akibat pecahan kaca, dan seorang wanita, juga berusia 80-an, sedang dirawat karena gejala menghirup asap.
Beberapa orang lainnya sedang dirawat karena syok, tambah MDA.
Kemudian, stasiun televisi Channel 12 Israel mengatakan telah terjadi "ledakan keras" di bagian tengah negara itu saat sirene serangan udara berbunyi di seluruh wilayah karena serangan rudal dari Iran.
Dikatakan ada laporan tentang puing-puing yang jatuh di Israel tengah dan bahwa layanan ambulans Israel merawat empat orang yang terluka saat menuju ke tempat perlindungan.
Komando Garda Depan Israel mengatakan insiden itu telah berakhir.
(ahm)
Lihat Juga :