Sebulan Bisa Produksi 5.000 Drone, Iran Terus Mengulur Waktu Berperang

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:30 WIB
loading...
A A A
Produksi salah satu drone ini, yang disebut Shahed, dikatakan menelan biaya beberapa ribu dolar bagi Iran. Sementara itu, rudal pencegat Patriot buatan AS, di sisi lain, harganya mencapai sekitar USD3 juta (€2,59 juta) per unit.

4. Iran Mengandalkan Rudal Jarak Pendek dan Drone

Menurut analisis New York Times berdasarkan citra satelit dan video yang terverifikasi, Iran menggunakan rudal jarak pendek dan drone-nya selama akhir pekan dan pada hari Senin untuk merusak struktur yang merupakan bagian dari sistem komunikasi dan radar di atau dekat setidaknya tujuh pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Infrastruktur komunikasi militer AS dirahasiakan dengan ketat, sehingga sulit untuk menentukan sistem mana yang mungkin terpengaruh. Namun, serangan terhadap situs-situs ini menunjukkan bahwa Iran ingin mengganggu kemampuan komunikasi dan koordinasi AS.

5. Iran Terus Mengulur Waktu

"Iran akan mencoba memperpanjang perang dan sedang mengulur waktu," kata Fawaz Gerges, profesor hubungan internasional di London School of Economics, kepada DW.

"Kepemimpinan Iran telah memiliki waktu untuk merencanakan dan mengoordinasikan tindakannya. Saya pikir mereka sedang mempersiapkan perang yang panjang," tambahnya, sambil menunjukkan bahwa tujuan utama rezim Iran adalah ketahanan — kemampuan untuk bertahan, menyerap pukulan, dan kemudian terus berjuang.

Meskipun AS dan Israel mengklaim melakukan serangan yang ditargetkan, tingkat kerusakan tambahan yang tinggi hampir tidak dapat dihindari di kota-kota padat penduduk.

Menurut sumber-sumber Iran, sebuah sekolah dasar di kota Minab di selatan terkena serangan pada hari pertama konflik. Pada hari Selasa, media pemerintah Iran menayangkan gambar-gambar pemakaman massal untuk 168 anak, serta guru-guru mereka, yang dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.

PBB menggambarkan insiden tersebut sebagai "sangat mengejutkan" dan menyerukan penyelidikan. Israel membantah menyerang sekolah di Minab, yang terletak sekitar 40 kilometer dari Teluk Oman. AS, yang memiliki dua kelompok penyerang kapal induk yang ditempatkan di wilayah tersebut, mengumumkan bahwa mereka akan menyelidiki insiden tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Melihat Koleksi Buku...
Melihat Koleksi Buku Presiden Prabowo di Perpustakaan Pribadinya: Sejarah Perang hingga Filsafat
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
AS kembali Serang Iran,...
AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Makna Prabowo Minta...
Makna Prabowo Minta Aparatur Introspeksi, Qodari: Tak Ada yang Istimewa di Mata Hukum
Kejagung Pastikan Telusuri...
Kejagung Pastikan Telusuri Informasi Bunker Lain Terkait Kasus Febrie Adriansyah
Lionel Messi Absen Latihan...
Lionel Messi Absen Latihan Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Infografis
Iran Kenalkan Drone...
Iran Kenalkan Drone Canggih Gaza, Mampu Membawa 12 Bom
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved